DK PBB Segera Lakukan Pertemuan Terbuka Sikapi "Perilaku Mengancam" Rusia

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 14:31 WIB
Konsentrasi militer Rusia di perbatasan Ukrainan dikhawatirkan oleh Amerika Serikat. (ist)
Konsentrasi militer Rusia di perbatasan Ukrainan dikhawatirkan oleh Amerika Serikat. (ist)

VICTORY NEWS SUMBA TIMUR - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) berencana akan segera mengadakan pertemuan terbuka menyikapi "perilaku mengancam" dari Rusia yang hingga saat ini telah menempatkan 100 ribu tentara di sepanjang perbatasan Ukraina yang dapat menimbulkan destabilisasi lainnya.

Duta Besar AS Linda Thomas-Greenfield mengungkapkan pertemuan terbuka ini dibutuhkan untuk mengantisipasi situasi keamanan dunia yang dapat terganggu jika Rusia nekat melakukan serangan ke Ukraina dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga: GMIT Lahairoi Tuak Sabu Sediakan Berbagai Fasilitas

Thomas menegaskan pertemuan terbuka DK PBB ini penting karena saat ini sudah ada 100 ribu tentara Rusia yang dikerahkan untuk berada di sepanjang perbatasan Ukraina sehingga dapat terjadi gangguan atau distabilisasi keamanan dunia.

Sementara itu, Juru bicara Rusia, Dmitry Peskov sebagaimana dikutip dari Pikiran-Rakyat.com dengan judul "Kalkulasi AS jika Militer Rusia Menyerang Ukraina Joe Biden Ungkap Kengerian Warga Moskow" menegaskan bahwa tanggapan dari AS meninggalkan sedikit landasan harapan untuk dialog.

"Namun selalu ada prospek untuk melanjutkan dialog, itu demi kepentingan kami dan Amerika," kata Peskov.

Baca Juga: Bupati SBD Janji Siapkan Titik Pengambilan Pasir Laut

Sekretaris pers Gedung Putih, Jen Psaki sangat berhati-hati ketika ditanya apakah pemerintahan Biden membawa harapan bahwa Rusia mengatakan mereka akan menjaga komunikasi tetap terbuka bahkan ketika mereka menyebut tidak memiliki optimisme.

Peringatan keras dilakukan Joe Biden pada Rusia terkait upaya melakukan invasi ke Ukraina Joe Biden secara terbuka saat ini berbagai kemungkinan bisa terjadi di perbatasan Rusia dan Ukraina.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Tags

Terkini

Kasus Covid Di Korut Berangsur Menurun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:36 WIB

Kasus Cacar Monyet Melonjak Di Inggris

Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:42 WIB

Dulu Rusia Hampir Gabung NATO

Jumat, 20 Mei 2022 | 22:31 WIB

Kim Jong Un Ternyata Belum Terima Vaksin

Jumat, 20 Mei 2022 | 19:23 WIB

Hati-Hati Polusi Bisa Menyebabkan Kematian

Rabu, 18 Mei 2022 | 13:17 WIB
X