Erdogan Janji Akan Gunakan Haknya Tolak Swedia Bergabung Ke NATO

- Kamis, 19 Mei 2022 | 21:22 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Erdogan menegaskan sebagai kepala Negara dirinya memiliki kewenangan untuk menolak Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO

Terlebih dalam dalam pengambilan keputusan NATO membutuhkan suara bulat dari anggotanya. 

Baca Juga: Pendidikan Dasar Masa Depan Yang Berkelanjutan

"Saya merasa berguna untuk mengevaluasi masalah NATO. Seperti yang Anda tahu, Finlandia dan Swedia, negara-negara ini menjadi tuan rumah pusat teroris di negara mereka sendiri," kata presiden Turki.

Selain membahas penolakan terhadap bergabungnya Finlandia dan Swedia, di kesempatan itu Erdogan juga mengomentari krisis di Ukraina dan ketergantungan Turki pada energi Rusia.

Menurutnya, pihaknya tidak bisa memutuskan hubungan dengan kedua negara itu. 

Baca Juga: APBN 2022 Naik, Begini Penjelasan Banggar DPR RI

Pasalnya, kedua negara itu adalah mitra dalam proyek pembangkit listrik tenaga nuklir. 

"Kami memiliki hubungan dengan kedua belah pihak [Rusia dan Ukraina]. Kami memiliki proyek pembangkit listrik tenaga nuklir Akkuyu dengan Rusia. Ini adalah masalah strategis - hubungan strategis. Kami tidak dapat mengabaikan atau menghancurkannya," katanya.(Rizki Laelani/Pikiran Rakyat)***

Halaman:

Editor: Frengky Keban

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Bos Al Qaeda Pengganti Osama bin Laden Terbunuh

Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:06 WIB
X