Swedia Bergabung Dengan NATO, Berikut  Tanggapan Pakar Militer

- Jumat, 20 Mei 2022 | 12:57 WIB
Swedia membutuhkan sedikit bukti lagi bahwa Rusia mengabaikan kedaulatan negara bangsa tersebut. Pasca-berakhirnya Uni Soviet dan Perang Dingin pada 1991, Swedia memang kurang memperhatikan postur pertahanannya. Sikap itu berakhir ketika Rusia di bawah pimpinan Putin menginvasi Georgia pada 2008 dan (AFP)
Swedia membutuhkan sedikit bukti lagi bahwa Rusia mengabaikan kedaulatan negara bangsa tersebut. Pasca-berakhirnya Uni Soviet dan Perang Dingin pada 1991, Swedia memang kurang memperhatikan postur pertahanannya. Sikap itu berakhir ketika Rusia di bawah pimpinan Putin menginvasi Georgia pada 2008 dan (AFP)

 

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Walaupun ditentang oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan soal bergabungnya Finlandia dan Swedia namun sejumlah pakar militer menyebut bergabungnya Swedia akan memberikan keuntungan buat Nato.

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari pikiran-rakyat.com dengan judul "Swedia Diprediksi Akan Perkuat NATO Pakar Militer Beberkan Kekuatan Militer Stockholm"

Baca Juga: Melahirkan Anak Pertama, Rihanna Masih Rahasiakan Nama Putranya

Pakar Militer, Stefan Geisenheyner yang menulis di majalah Airforce mengungkapkan bahwa bergabungnya Swedia menunjukkan kesiapan negara itu atas invasi Rusia.

Hal ini ungkap Stefan Geisenheyner dilatarbelakangi oleh terancamnya Swedia atas aktivitas perang Rusia dan Ukraina yang membuat Swedia memilih bergabung dengan NATO.

Baca Juga: Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Walhi NTT Gelar Lomba Menulis Opini

Swedia sendiri tambahnya dikenal sebagai produsen utama senjata dan peralatan militer lainnya seperti Saab, Bofors, dan sistem BAE.

Tidak hanya itu, Swedia juga ungkap Stefan Geisenheyner memiliki pesawat dan rudal tercanggih di dunia.

Salah satunya adalah jet tempur non-siluman, Saan JAS 39 Gripen yang mampu membawa rudal meteor yang mematikan dan dapat membunuh target dalam jarak 80 mil.

Halaman:

Editor: Frengky Keban

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Serangan Rusia Semakin Sporadis, Ukraina Terjepit

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:16 WIB

Rusia Diklaim Rebut Kota Industri di Ukraina

Senin, 20 Juni 2022 | 06:18 WIB
X