160 Juta Anak di Dunia Tercatat Sebagai Pekerja Anak

- Minggu, 12 Juni 2022 | 23:40 WIB
Pekerja anak (child labour). (Foto: Ist)
Pekerja anak (child labour). (Foto: Ist)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Setidaknya ada 160 juta anak atau 10 persen dari anak-anak di dunia yang saat ini tercatat sebagai pekerja anak.

Bahkan angka ini diprediksi ILO-UNICEF memperkirakan, jumlah pekerja anak dapat meningkat sebesar 8,9 juta pada akhir 2022, lantaran makin tingginya kemiskinan dan meningkatnya kerentanan.

Karena itu untuk mencegah peningkatan angka pekerja anak di dunia ILO-UNICEF menegaskan harus ada strategi mitigasi yang mumpuni.

Baca Juga: Iwan Bule Yakin Timnas Indonesia Bisa Mengalahkan Nepal di Partai Terakhir

Angka sebesar 160 juta anak berusia diatas lima tahun hingga dibawah 17 tahun ini muncul disaat adanya peringatan akan hari anti pekerja anak internasional yang diperingati setiap tanggal 12 Juni.

Karenanya angka ini disebut ILO-UNICEF sebagai sebuah data yang sudah cukup memprihatinkan di tahun 2022.

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com dengan judul 'Hari Dunia Menentang Pekerja Anak 2022: Asia Tempati Posisi Kedua Pelaku Praktik Ini Setelah Afrika'

Baca Juga: Sosialisasi Pencegahan Stunting, Mahasiswa KKN Bagikan Puding Berbahan Daun Kelor

Dimana mayoritas pekerja anak ini tercatat bekerja di sektor pertanian yang angkanya mencapai 70 persen dari seluruh jumlah pekerja anak-anak berusia lima hingga 17 tahun.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhirnya, Korea Utara Keluar Dari Pandemi Covid 19

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:12 WIB

Lagi, Bos Al Qaeda Pengganti Osama bin Laden Terbunuh

Selasa, 2 Agustus 2022 | 19:06 WIB
X