Sempat Buntu, Akhirnya Kerjasama Indonesia Malaysia Soal Pekerja Migran Berlanjut

- Senin, 1 Agustus 2022 | 23:21 WIB
Menaker Ida Fauziyah (kanan) dan Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia M. Saravanan Murugan (kedua kiri) menandatangani Joint Statement terkait implementasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sektor Domestik di Malaysia. (Foto: Dok. Biro Humas Kemnaker)
Menaker Ida Fauziyah (kanan) dan Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia M. Saravanan Murugan (kedua kiri) menandatangani Joint Statement terkait implementasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Sektor Domestik di Malaysia. (Foto: Dok. Biro Humas Kemnaker)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Kerjasama Indonesia dan Malaysia soal pekerja migran yang sebelumnya deadlock alias buntu akhirnya resmi berlanjut.

Hal ini seiring dengan penandatangan Nota Kesepahaman baru untuk penempatan dan perlindungan pekerja migran kembali.

Baca Juga: 409 Mahasiswa Penerima Program IISMAVO Bertemu Atdikbud dan Pensosbud KBRI Negara Tujuan

Penandatangan ini dilakukan l oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dan Menteri Sumber Manusia Malaysia Dato' Sri M. Saravanan Murugan di Jakarta, Senin (1/8/2022).

"Kedua pihak menyetujui dimulainya kembali perekrutan dan penempatan PMI di Malaysia mulai 1 Agustus 2022, bergantung pada efektif tidaknya implementasi dari komitmen yang dibuat dalam MoU (Memorandum of Understanding)," ujar Menaker Ida sebagaimana dilansir sumbatimur.victorynews.id dari pikiran-rakyat.com dengan judul 'Indonesia dan Malaysia Perbarui MoU Soal Penempatan Pekerja Migran Menaker Ida Beri Penjelasan'.

Baca Juga: Komnas HAM Punya Bukti Foto Brigadir J Sebelum Meninggal Tapi Butuh Verifikasi

Diterangkan Ida, nantinya memuat One Channel System (OCS) sebagai satu-satunya mekanisme perekrutan dan penempatan pekerja migran yang kesemuanya dapat dipantau secara daring.

Apalagi Malaysia tambahnya telah menyatakan akan sepenuhnya mematuhi syarat dan ketentuan yang diatur dalam Nota Kesepahaman baru itu.

"Kedua belah pihak juga berkomitmen untuk memfasilitasi kerja sama antara lembaga jaminan sosial di Malaysia dan Indonesia dalam rangka memperkuat pelindungan bagi pekerja migran Indonesia," ujar Ida Fauziyah lagi. (pikiran-rakyat.com/Khairunnisa Fauzatul A)***

Halaman:

Editor: Frengky Keban

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bencana di Pakistan, Indonesia Kirim Bantuan

Selasa, 27 September 2022 | 09:22 WIB
X