Rusia Mulai Serang Daerah Pertanian Ukraina dan Dilaporkan Mencuri Gandum

- Senin, 3 Oktober 2022 | 23:59 WIB
Ilustrasi gandum dan produk olahannya. (VugarAhmadov (Pixabay.com))
Ilustrasi gandum dan produk olahannya. (VugarAhmadov (Pixabay.com))

VICTORYNEWS SUMBA TIMURB - Invasi Rusia terhadap Ukraina yang dimulai Februari 2022 lalu masih berlangsung hingga saat ini.

Sejumlah wilayah di Ukraina telah berhasil dikuasai pasukan Kremlin dengan kekuatan militernya yang terus bergerak maju setiap harinya.

Sayangnya ditengah invasi Rusia terhadap Ukraina tersebut, Rusia dilaporkan telah melakukan serangan ke kantong-kantong pertanian Ukraina.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Naik Status jadi Penyidikan, 28 Anggota Polri Diperiksa

Bahkan lebih tragis lagi, dilaporkan Rusia dalam invasinya tersebut juga melakukan pencurian terhadap hasil gandum Ukraina untuk dijual kembali ke negara-negara lain.

Tindakan Rusia ini mulai ketahuan setelah sebuah kapal kargo curah Laodikia berlabuh di Lebanon musim panas lalu.

Berlabuhnya kapal ini memantik kecurigaan diplomat Ukraina yang kemudian meminta pejabat Lebanon menyita kapal tersebut karena diduga membawa gandum hasil curian dari Ukraina.

Baca Juga: Ungkap Tragedi Kanjuruhan, Menko Polhukam Tegaskan Pihaknya Sudah Bentuk Tim Independen Pencari Fakta

Namun sebagaimana dikutip sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com dengan judul 'Diduga untuk Membayar Biaya Perang, Rusia Dituduh Menyelundupkan Gandum Ukraina' Moskow menanggapi dan menyebut tuduhan itu palsu dan tidak berdasar.

Jaksa agung Lebanon memihak Kremlin dan menyatakan bahwa 10.000 ton jelai dan tepung gandum tidak dicuri dan mengizinkan kapal untuk dibongkar.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raja Charles III Resmikan Patung Ratu Elizabeth II

Rabu, 9 November 2022 | 22:49 WIB
X