Momen Bersejarah Bagi GoTo dan Industri Pasar Modal Indonesia

- Rabu, 16 Maret 2022 | 08:30 WIB
MOMENTUM - Inilah Momentum penawaran umum perdana saham ke BEI oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Selasa (15/3/2022). (VICTORY NEWS SUMBA TIMUR/DOKUMENTASI GOTO)
MOMENTUM - Inilah Momentum penawaran umum perdana saham ke BEI oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Selasa (15/3/2022). (VICTORY NEWS SUMBA TIMUR/DOKUMENTASI GOTO)

VICTORY NEWS SUMBA TIMUR - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk secara resmi telah mengumumkan penawaran umum saham ke Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (15/3/2022).

Melalui rilis yang diterima sumbatimur.victorynews.id dijelaskan, penawaran umum pencatatan saham ini berpotensi menjadi yang pertama dilakukan dengan menggunakan peraturan baru tentang saham dengan hak suara multipel (SDHSM) yang ditetapkan oleh OJK, serta peraturan pencatatan baru oleh BEI.

Baca Juga: Songsong All England, Tim Bulu Tangkis Indonesia Lakukan Latihan Teknik

Sebab dalam IPO ini, GoTo menawarkan sebanyak 48 miliar saham baru Seri A dengan kemungkinan ditingkatkan sampai dengan sebanyak-banyaknya 52 miliar saham baru dan mewakili hingga 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah selesainya IPO (tidak termasuk saham tambahan dari opsi penjatahan lebih).

Dengan jumlah saham yang ditawarkan, perusahaan dapat mengumpulkan dana setidaknya Rp 15,2 Triliun (USD1,1 Miliar), dengan tambahan Rp 2,3 Triliun (USD160 juta) dari greenshoe.

Baca Juga: Gubernur NTT Usulkan Dua Nama Calon Penjabat Bupati Flotim dan Lembata ke Mendagri

Kisaran harga untuk IPO telah ditetapkan pada Rp316 hingga Rp 346 per saham, sehingga kapitalisasi pasar saat pencatatan saham di BEI diperkirakan mencapai antara Rp 376,6 Triliun (USD 26,2 Miliar) dan Rp 413,7 Triliun (USD 28,8 Miliar).

"Grup GoTo berencana menggunakan dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, untuk modal kerja guna mendukung strategi pertumbuhan perusahaan," jelas CEO PT Goto Gojek Tokopedia Tbk, Andre Soelistyo.

Baca Juga: Dukung Program TJPS, Pemkab Mabar Siapkan 200 Ha Lahan

Menurutnya Grup GoTo akan melakukan penawaran awal (book building) antara 15-21 Maret 2022. Dimana masa penawaran umum ditargetkan akan dilakukan pada 29-31 Maret 2022. Sedangkan pencatatan di papan utama BEI dengan kode saham GOTO akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan.

Untuk memastikan keamanan saham di BEI, pihak GoTo telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek atau joint lead underwriters untuk IPO. Rincian IPO sendiri telah diumumkan pada acara paparan publik yang berlangsung Selasa, (15/3/2022).***

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: VICTORY NEWS SUMBA TIMUR

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi: Uangnya Rp1,2 Juta, Cukup Gak?

Jumat, 17 Juni 2022 | 12:14 WIB

Butuh 6 Jam untuk Setiap Kali Sendok Garam

Minggu, 5 Juni 2022 | 15:13 WIB
X