Menkeu: Rapat KNEKS Fokuskan Percepatan Pelaksanaan Program Strategis Sektor Ekonomi dan Keuangan Syariah

- Senin, 30 Mei 2022 | 21:16 WIB
TANGKAPAN LAYAR Menteri Sri Mulyani (Kementrian Keuangan)
TANGKAPAN LAYAR Menteri Sri Mulyani (Kementrian Keuangan)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Sri Mulyani yang juga selaku Sekretaris Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengatakan bahwa Rapat Pleno KNEKS Semester I 2022 diselenggarakan hari ini (Senin 30/5).

Rapat ini berfokus pada percepatan untuk pelaksanaan program-program strategis sektor ekonomi dan keuangan syariah.

Baca Juga: Maramba FC Raih Juara III Lewat Drama Adu Pinalti

Rapat yang turut dihadiri oleh pimpinan dari 26 Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah tingkat Provinsi tersebut.

Menteri Keuangan menyebutkan bahwa tujuan diselenggarakannya rapat pleno ini adalah sebagai sarana untuk melihat beberapa aspek sekaligus.

Baca Juga: Pinalti Yuan Antar Persekam FC Juara Youth Football Festival 2022

Yakni pembangunan ekonomi secara keseluruhan,  pembangunan perekonomian/syariah, serta percepatan pelaksanaan berbagai program baik program prioritas maupun regular.

“Kita meminta presentasi dari Kepala Eksekutif (KNEKS) menyangkut program-program yang sangat menonjol dan membutuhkan kerjasama karena ini tidak mungkin dilakukan oleh satu Kementerian/Lembaga saja,” ungkap Menkeu di Gedung Djuanda pada Senin (30/05).

Baca Juga: Muhardi Ungkap Tangangan Menjadi Penerjemah Setkab di GPDRR 2022

Menkeu Sri Mulyani mengatakan bahwa pembangunan kawasan industri halal diprediksi mampu memberikan dampak positif pada keberlanjutan pemulihan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, diperlukan inisiatif program baik dari segi manfaat serta berbagai prirotas fasilitas untuk bisa menarik para pelaku ekonomi masuk ke dalam kawasan industri halal.

Baca Juga: Jaga Momentum Pemulihan, Presiden Dorong Masyarakat Segera Divaksin Penguat

“Apa manfaatnya dan apa kelebihannya sehingga mereka (para pelaku ekonomi) bisa tertarik. Itu  yang perlu dipikirkan,” ujar Menkeu.

Selanjutnya, yang dibahas dalam rapat tersebut adalah data ekonomi dan industri terutama pada aspek pembiayaan.

Baca Juga: BNI Java Jazz Festival 2022 Picu Pemulihan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

Menkeu menyebut bahwa penggunaan teknologi informasi perlu dilakukan untuk mendukung integrasi data tersebut.

Menkeu juga mengingatkan bahwa integrasi dan konsistensi data ekonomi dan industri keuangan maupun industri sektor riil yang memenuhi persyaratan syariah itu masih perlu untuk dikoordinasikan secara lebih baik.***

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Kementrian Keuangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tarif Kenaikan Ojol Dinilai Menaikkan Laju Inflasi

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Wow Tarif Ojol Naik, Ini Harga untuk Nusa Tenggara

Selasa, 9 Agustus 2022 | 14:12 WIB

Wow, NIK Resmi Digunakan Sebagai NPWP

Rabu, 20 Juli 2022 | 17:08 WIB
X