Butuh 6 Jam untuk Setiap Kali Sendok Garam

- Minggu, 5 Juni 2022 | 15:13 WIB
KAYU - Petani garam di Kelurahan Watumbaka, Steven Daniel saat berada di atas tumpukan kayu miliknya yang akan dipakai untuk masak garam. Gambar diambil Minggu (5/6/2022) (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL HAUTEAS)
KAYU - Petani garam di Kelurahan Watumbaka, Steven Daniel saat berada di atas tumpukan kayu miliknya yang akan dipakai untuk masak garam. Gambar diambil Minggu (5/6/2022) (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL HAUTEAS)

 

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Untuk menghasilkan garam di setiap kali masak, petani garam di Watumbaka harus menyalakan api di tungku menggunakan kayu-kayu berukuran besar.

Namun untuk sampai menghasilkan butiran garam beryodium di setiap kali masak tersebut, para petani garam harus menunggu hingga minimal enam jam lamanya.

Hal ini diungkapkan petani garam setempat Steven Daniel saat ditemui sumbatimur.victorynews.id di lokasi masak garamnya, Minggu (5/6/2022).

Baca Juga: Unggah Momen Kebersamaan Bersama Eril, Atalia Menuliskan Pesan Rindu

Dijelaskannya untuk mendapatkan kayu-kayu bulat berdiameter 20 hingga 30 centi meter tersebut, mereka harus membelinya dari luar dengan harga harga Rp 900 ribu per truk.

Menurut Steven mereka sudah memiliki langganan yang bisa menyediakan kayu bagi mereka setiap saat sehingga mereka bisa tetap memiliki kayu untuk masak garam.

"Kalau kayu habis tinggal telepon dan mereka bisa antar langsung kesini (lokasi masak garam)," jelasnya.

Baca Juga: Pilkades Serentak di Kabupaten Sumba Timur Tahun 2022 akan Berlangsung di 29 Desa

Mengenai masa pakai kayu untuk setiap truk yang mereka beli, Steven mengaku bisa delapan hingga sembilan kali masak garam.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Victory News Sumba Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wow, NIK Resmi Digunakan Sebagai NPWP

Rabu, 20 Juli 2022 | 17:08 WIB
X