Bank NTT Serahkan CSR Sebesar Rp 300 Juta Kepada Pemkab Sumba Timur, Ini Peruntukannya

- Jumat, 1 Juli 2022 | 14:29 WIB
Pimpinan Cabang Bank NTT Waingapu, Rauna Bela Umbu Eda (kanan) menyerahkan secara simbolis dana CSR sebesar Rp 300 Juta kepada Pemkab Sumba Timur yang diterima Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL HAUTEAS)
Pimpinan Cabang Bank NTT Waingapu, Rauna Bela Umbu Eda (kanan) menyerahkan secara simbolis dana CSR sebesar Rp 300 Juta kepada Pemkab Sumba Timur yang diterima Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL HAUTEAS)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Bank NTT Cabang Waingapu kembali memberikan perhatian untuk pembangunan Kabupaten Sumba Timur.

Perhatian Bank NTT Cabang Waingapu ini ditunjukkan dengan penyerahan dana CSR (coorporate social responsibility) kepada masyarakat Sumba Timur yang diterima oleh Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing.

Penyerahan dana CSR sebesar Rp 300 juta rupiah ini dilakukan oleh Pimpinan Cabang Bank NTT Waingapu, Rauna Bela Umbu Eda dan dilaksanakan di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: Menpan RB, Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Ini Kata Politisi PDI Perjuangan

Dalam sambutannya, Rauna Bela Umbu Eda menegaskan penyerahan CSR ini merupakan bagian dari perhatian Bank NTT Cabang Waingapu untuk ikut membangun Kabupaten Sumba Timur.

Karenanya dana CSR sebesar Rp 300 juta ini diberikan kepada masyarakat Sumba Timur melalui Bupati Sumba Timur untuk digunakan dalam pengembangan ekonomi masyarakat.

"Kami serahkan CSR sebesar RRp 300 juta ini untuk pengembanan pembibitan peternakan babi," jelasnya disambut tepukan tangan hadirin.

Baca Juga: Indonesia Berduka, Menpan RB, Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing dalam sambutannya menjelaskan bantuan ini akan digunakan untuk mengembangkan kembali peternakan babi di Kabupaten Sumba Timur yang sangat terdampak akibat virus babi afrika (ASF) dua tahun terakhir.

"Kita tahu bersama bahwa virus babi afrika telah mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat kita saat ini sehingga dibutuhkan keberanian pemerintah untuk kembali memulai perkembangbiakan ternak babi," tegasnya.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Victory News Sumba Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tarif Kenaikan Ojol Dinilai Menaikkan Laju Inflasi

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Wow Tarif Ojol Naik, Ini Harga untuk Nusa Tenggara

Selasa, 9 Agustus 2022 | 14:12 WIB

Wow, NIK Resmi Digunakan Sebagai NPWP

Rabu, 20 Juli 2022 | 17:08 WIB
X