Wow Tarif Ojol Naik, Ini Harga untuk Nusa Tenggara

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 14:12 WIB
Ilustrasi Ojek Online (Foto Alinea.ID)
Ilustrasi Ojek Online (Foto Alinea.ID)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Tarif Ojek Online atau Ojol kini mengalami kenaikan.

Kenaikan ini disesuaikan beragam berdasarkan sistem zonasi yang telah diatur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kenaikan tarif membuat ojol sejenis grab atau gojek harus menyesuaikan dengan tarif baru dalam 10 hari kerja.

Baca Juga: Perayaan HIMAS 2022, Kemendes PDTT Tegaskan UU Desa adalah Bagian dari Dukungan Terhadap Masyarakat Adat

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Selasa (9/8/2022) dengan judul "tarif ojek online naik simak rincian terbaru berdasarkan aturan kemenhub".

Regulasi baru tentang tarif ojol tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564/2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.

Regulasi ini telah menggantikan KM Nomor KP 348/2019 yang telah berlaku sebelumnya.

Baca Juga: Pengisian Posisi MenPANRB Tunggu Keputusan Megawati

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno dalam keterangannya pada Senin, 8 Agustus 2022 kemarin.

"Dalam KM Nomor KP 564 Tahun 2022 ini, kami telah melakukan evaluasi batas tarif terbaru yang berlaku bagi ojek online. Selain itu, sistem zonasi masih berlaku tiga zonasi," katanya.

Tiga zonasi yang dimaksud adalah sebagai berikut:
a. Zona I meliputi Sumatra, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali;
b. Zona II meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Baca Juga: Waduh Harga Mie Naik 3 kali Lipat, Mentan: Pemda Tingkatkan Produktivitas Pertanian!

c. Zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku dan Papua.

Adapun rincian tarif baru ojek online per zonasi tersebut adalah sebagai berikut:

Zona 1
Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 1.850 per kilometer (km)
Biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.300 per km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 9.250 - Rp 11.500

Baca Juga: Sumba Timur Lakukan Uji Coba Pendaftaran Identitas Digital

Zona 2
Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.600 per km
Biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.700 per km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 13.000 - Rp 13.500

Zona 3
Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.100 per km
Biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.600 per km
Biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 10.500 - Rp 13.000

Baca Juga: Jelang Survei ke Polres, Ombudsman Kunjungi Inspektur Pengawasan Polda NTT

Secara keseluruhan,  dibandingkan dengan peraturan sebelumnya Keputusan Menteri (KM) Nomor KP 348 Tahun 2019, biaya jasa minimal untuk seluruh zona terhitung mengalami kenaikan. Pikiran-Rakyat.com/Widri Gustiani.***

 

 

 

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BLT BBM Sudah Disalurkan, Per Bulan Rp150 Ribu

Jumat, 16 September 2022 | 03:44 WIB

Denny Sinatra Sah Pimpin BPC PHRI Sumba Timur

Kamis, 15 September 2022 | 21:22 WIB

Presiden Instruksikan Penggunaan APBD Atasi Kenaikan BBM

Selasa, 13 September 2022 | 20:24 WIB

Mendag Tegaskan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

Minggu, 11 September 2022 | 21:50 WIB
X