Diharapkan Jadi Andalan, Lawadi Kini Malah Jadi Pesakitan Hingga Diaudit

- Rabu, 28 September 2022 | 16:01 WIB
Perusahaan Daerah Lawadi diujung tanduk. Pasalnya perusaan milik daerah itu tengah diaudit.  (Tangkapan Layar )
Perusahaan Daerah Lawadi diujung tanduk. Pasalnya perusaan milik daerah itu tengah diaudit. (Tangkapan Layar )

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Perusahaan Daerah (Perumda) Lawadi di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) tengah jadi sorotan.

Pasalnya, perusahaan yang diharapkan bisa menjadi andalan untuk meningkatkan ekonomi warga malah dikabarkan mengalami kerugian.

Baca Juga: Pelamar Panwaslu di SBD: Tertinggi Webar dan Kodi Utara, Terendah Wewewa Utara

Bahkan kabar menyebut kerugian itu sudah terjadi sejak 2021 silam dengan total kerugian hingga Rp2 M.

Padahal modal penyertaan untuk Perumda Lawadi berada di angka Rp5 M lebih.

Alhasil, kini Perumda Lawadi jadi sasaran empuk DPRD SBD bahkan dalam pandangan umum fraksi DPRD SBD atas nota keuangan Bupati terhadap Ranperda Perubahan APBD tahun anggaran 2022, sejumlah fraksi mengangkat soal itu seperti Fraksi NKB, Fraksi KIR dan Fraksi Nasdem.

Baca Juga: Soal Pengisian Jabatan di SBD, Sekda Adi Lalo: Masih Tunggu Surat

"Fraksi Nasdem menegaskan kembali kepada pemerintah agar pengawasan dana Lawadi harus terus dilakukan dan sejauh mana proses perkembangannya dan sudah seperti apa perusahaan Lawadi tersebut saat ini," tulis Fraksi Nasdem di pandangan umumnya.

Hal itu pun kemudian ditanggapi Pemerintah melalui jawaban Pemerintah yang dibacakan Sekda SBD, Frans M Adi Lalo dalam sidang DPRD, Rabu (28/9/2022) siang tadi.

Halaman:

Editor: Frengky Keban

Sumber: Victory News Sumba Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CS BNI Akui Ada Transaksi Usai Kematian Brigadir J

Senin, 21 November 2022 | 14:06 WIB

Dua Aktris Diperiksa, Buntut Robot Trading Net89

Selasa, 8 November 2022 | 09:39 WIB

Lawadi Hilang Kabar, Begini Kondisinya Sekarang

Minggu, 6 November 2022 | 11:29 WIB
X