Usai Viral Valeria Vasilieva Tinggalkan Indonesia!

- Jumat, 20 Mei 2022 | 21:25 WIB
Valeria Vasilieva/Instagram
Valeria Vasilieva/Instagram

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Miss Global Estonia 2022 Valeria Vasilieva tuai kritikan usai diminta pungutan liar oleh oknum polisi.

Valeria mengunggah video yang menyebutkan polisi di Bali korup dianggap menghina pihak kepolisian.

Meski demikian diketahui Valeria Vasilieva telah bertolak dari Indonesia menggunakan Qatar Airways menuju Doha, Selasa (17/5/2022).

Baca Juga: KSAD Jenderal Dudung Tunggang Kuda Putih di Kampung Wundut Sumba Timur

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Jumat (20/5/2022) dengan judul "Sebut polisi bali korupsi miss global estonia diburu tim cyber crime".

Dalam jejak digital yang tersebar luas, WNA wanita itu tampak kesal lantaran terus menerus dicegat oleh polisi dan dimintai sejumlah dokumen.

Dia menuturkan polisi tak akan berhenti sebelum denda dibayarkan. Merasa tak nyaman, WNA tersebut kemudian melayangkan kalimat 'f*ck corruption police'. Meski begitu, usai viral dan mendapat banyak kecaman, dia segera membuat klarifikasi dan meminta maaf.

Baca Juga: Terancam Dipolisikan, Wandah: Dia Menghalangi Saya Bertemu Anak!

Menanggapi kasus dugaan penghinaan terhadap polisi, Kasubdit 5 Cyber Crime, AKBP Nanang Prishasmoko segera bertindak.

Pihaknya menduga bila WNA bersangkutan merupakan seorang perwakilan Miss Global dari Estonia.

"Kita belum temukan tanggal lahirnya cuma dia perwakilan dari negara Estonia untuk mengikuti kegiatan Miss Global nanti di Bali," ujar Kasubdit 5 Cyber Crime, AKBP Nanang Prishasmoko, Kamis, 19 Mei 2022.

Hingga detik ini, kepolisian kabarnya masih mencari keberadaan sang WNA setelah dilaporkan meninggalkan hotel.

Baca Juga: Desa Persiapan Pindu Wangga Wundut Belum Berlistrik

"Kita baru dengar juga dari pihak hotel. Diduga mereka di Hotel Bidadari and Spa dan Hotel TS, itu mereka sempat berfoto di Hotel TS dan menginap di Bidadari Spa tetapi sudah meninggalkan hotel tersebut, sampai saat ini kita masih melacak keberadaan mereka," katanya.

Meski begitu, terkait dugaan penghinaan lewat media digital, Dit Reskrimsus Polda Bali masih harus mendalami kasus sebelum akhirnya menentukan ada atau tidaknya unsur pidana yang terkandung.

Baca Juga: Aktor 'Cek Toko Sebelah' Ungkap Masa-masa Sulit Saat Kuliah

"Kita akan penyelidikan dulu, olah data-datanya, dan sesuai dengan UU ITE di situ kita bisa tentukan ada pidana atau tidak, ada pencemaran terhadap institusi atau terhadap pribadi," ujar dia. (Tim PRMN/Pikiran Rakyat).

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Zodiak Anti Boros, Nomor 1 Wajib Ditiru

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:13 WIB

Raffi Ahmad Puji Nagita Slavina, Ini Alasannya

Rabu, 22 Juni 2022 | 12:30 WIB

Wow, Ini Manfaat Minum Kopi Pagi Hari

Jumat, 17 Juni 2022 | 23:49 WIB

Sempat Off Sosmed, Alice Menutup Usia

Jumat, 17 Juni 2022 | 22:10 WIB
X