Rusak di Pulau Reklamasi, 140 Penumpang KM Bina Karya Dievakuasi

- Kamis, 5 Mei 2022 | 07:13 WIB
Kapal Motor Bina Karya setelah dievakuasi ke Dermaga Kali Adem setelah mengalami kerusakan kemudi ketika dalam pelayaran menuju Pulau Pramuka, di Jakarta Utara, Rabu (4/5/2022).(Antara/HO-Polsek Sunda Kelapa)
Kapal Motor Bina Karya setelah dievakuasi ke Dermaga Kali Adem setelah mengalami kerusakan kemudi ketika dalam pelayaran menuju Pulau Pramuka, di Jakarta Utara, Rabu (4/5/2022).(Antara/HO-Polsek Sunda Kelapa)

VICTORY NEWS SUMBA TIMUR - KM Bina Karya dengan tujuan ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta mengalami kerusakan sehingga 140 penumpang dievakuasi.

Kapal yang diduga mempunyai masalah dibagian kemudi ini selanjutnya ditarik kembali menuju Kali Adem.

Selanjutnya 140 penumpang KM Bina Karya akan diberangkatkan ke Kepulauan Seribu dengan menunggu jadwal kapal berikutnya.

Baca Juga: Ada BTS, Anak-Anak Lawinu Tidak Perlu Mendaki Bukit Lagi untuk Cari Sinyal

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Rabu (4/5/2022) dengan judul, "140 Penumpang Kpal Tujuan Kepulauan Seribu Dievakuasi Diduga Alami Kerusakan Kemudi".

Karenanya petugas harus mengevakuasi Kapal Motor Bina Karya kembali ke Dermaga Kali Adem, Jakarta Utara.

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Seto Handoko, Kapal Motor Bina Karya dievakuasi menuju Dermaga Kali Adem menggunakan kapal kerja milik Dinas Perhubungan DKI.

Baca Juga: Kegiatan STBM di Desa Ngaru Kanoru Tahun 2020 Adalah Sosialisasi dan Bukan Kegiatan Fisik

“Kapal motor Bina Karya dievakuasi dan ditarik kembali menuju Dermaga Kali Adem menggunakan kapal kerja milik Dinas Perhubungan DKI,” ujar Seto.

Ia menjelaskan kerusakan itu berada di kemudi yang terjadi pada pukul 9.30 WIB, ketika kapal sedang berlayar menuju Pulau Pramuka Kepulauan Seribu.

Kapal tersebut mengalami kerusakan sebelum tiba di Pulau Kepulauan Seribu tepatnya baru sampai di sekitar pulau reklamasi yakni Pulau G.

Baca Juga: Kapus Umalulu Bantah Palsukan Tanda Tangan Warga Ngaru Kanoru

Menurut Seto, saat ini penumpang masih menunggu kapal pengganti yang akan memberangkatkan mereka kembali ke Pulau Pramuka.

“Untuk penumpang saat ini masih menunggu kapal pengganti yang akan memberangkatkan kembali ke Pulau Pramuka,” katanya.

Seto juga menjelaskan bahwa pemilik kapal menyiapkan dua kapal pengganti untuk para wisatwan, yakni KM Raksasa dan KM Pesona Alam.

Baca Juga: Dapat Remisi Idul Fitri, Ridho Rhoma Bebas Bersyarat

“Untuk keberangkatannya masih menunggu di antara dua kapal alternatif yang disiapkan, kapal mana yang sandar lebih dahulu untuk membawa penumpang dari KM Bina Karya,” katanya sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Untuk menghindari kepadatan penumpang karena insiden tersebut, pihaknya melakukan pengawasan agar situasi pelayaran menuju Pulau Seribu tetap kondusif.

“Meningkatnya masyarakat yang akan berwisata ke Pulau Seribu, Polsek Kawasan Sunda Kelapa tetap mengawasi agar situasi tetap kondusif,” kata Seto.

Baca Juga: Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di SBD

Hingga saat ini, tercatat ada kurang lebih 2.000 wisatawan dari berbagai daerah yang berlibur ke Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta.

Beberapa wisatawan mengunjungi objek wisata di Pulau Tidung, Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Harapan, Pulau Pramuka maupun Pulau Payung.***

Baca Juga: Pemuda Yegar Sahaduta Rayakan Paskah di Pantai Li'Ie

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Jadi Kepala Sekolah, Ini Aturannya

Minggu, 26 Juni 2022 | 07:01 WIB
X