Kebijakan Merdeka Belajar Episode ke-17 : Revitalisadi Bahasa Daerah Libatkan Seluruh Pemangku Kebijakan

- Senin, 20 Juni 2022 | 15:15 WIB
Rapat Koordinasi Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Maluku yang dilaksanakan Kantor Bahasa Provinsi Maluku (kemdikbud.go.id)
Rapat Koordinasi Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Maluku yang dilaksanakan Kantor Bahasa Provinsi Maluku (kemdikbud.go.id)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Menjawab tantangan kondisi vitalitas bahasa daerah di Indonesia saat ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) melakukan revitalisasi bahasa daerah.

Pentingnya kebijakan Merdeka Belajar Episode ke-17 ini dilakukan oleh seluruh pemangku kebijakan terutama para penutur muda agar menjadi penutur aktif bahasa daerah. 

Dengan demikian, pada gilirannya mereka memiliki kemauan dan semangat dalam mempelajari bahasa daerah melalui media yang mereka sukai.

Baca Juga: Wow, 2000 Produk UMKM NTT Masuk Supermaket Timor Leste

“Kepunahan bahasa terjadi terutama karena para penuturnya tidak lagi menggunakan dan/atau mewariskan bahasa tersebut kepada generasi berikutnya,” ungkap Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa Kemendikbudristek, Iwa Lukmana dalam kunjungannya ke kota Ambon, pada Rabu, (15/6/2022) dilansir sumbatimur.victorynews.id dari laman kemdikbud.go.id.

Selain itu, lanjut Iwa, revitalisasi bahasa daerah perlu dilakukan pemerintah untuk menjaga keberlangsungan hidup bahasa dan sastra daerah dan menciptakan ruang kreativitas dan kemerdekaan bagi para penutur bahasa daerah untuk mempertahankan bahasanya.

“Serta menemukan fungsi dan ranah baru dari sebuah bahasa dan sastra daerah,” ungkap Iwa.

Baca Juga: Per 19 Juni, Kasus Covid Indonesia Capai 1.167 

Dalam upaya merevitalisasi bahasa daerah tersebut, Kemendikbudristek melakukan beberapa strategi seperti melibatkan setiap elemen pemangku kepentingan; melaksanakan revitalisasi bahasa daerah yang terintegrasi dengan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat; serta mengoptimalkan pemanfaatan media digital. 

Halaman:

Editor: Sepritus TM

Sumber: kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wah 80 UMK Terima Sertifikat Halal Selfdeclare

Kamis, 29 September 2022 | 23:07 WIB

Launching UIN KH. Abdurrahman Wahid, Ini Pesan Menag

Selasa, 27 September 2022 | 22:45 WIB

Susah BAB? Kenali Bahaya Konstipasi

Minggu, 25 September 2022 | 20:23 WIB

Kemenag Gelar Dialog Publik, Bahas RUU KUHP

Minggu, 25 September 2022 | 14:06 WIB
X