Koordinasi Antarinstansi dalam Merevitalisasi Bahasa Daerah di Nusa Tenggara Barat

- Rabu, 22 Juni 2022 | 23:20 WIB
Kantor Bahasa NTB lakukan kegiatan diskusi kelompok terpumpun koordinasi antarinstasi. (Kemdikbud.go.id)
Kantor Bahasa NTB lakukan kegiatan diskusi kelompok terpumpun koordinasi antarinstasi. (Kemdikbud.go.id)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi salah satu provinsi target revitalisasi bahasa daerah yang dilakukan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Implementasi atas kebijakan Merdeka Belajar Episode ke-17 tentang Revitalisasi Bahasa Daerah ini diwujudkan Kantor Bahasa NTB melalui kegiatan diskusi kelompok terpumpun koordinasi antarinstasi.

Mengangkat tema “Koordinasi Antarinstasi dalam Rangka Implementasi Model Pelindungan Bahasa Daerah”, Kantor Bahasa NTB mendorong generasi muda untuk menjadi penutur aktif bahasa daerah. Harapannya, akan semakin tinggi minat dan semangat kaum muda mempelajari bahasa daerah melalui berbagai media yang tersedia saat ini.  

Baca Juga: KRI Surabaya-591 Selamatkan Ibu Melahirkan yang Terombang-Ambing di Laut

Dalam koordinasi tersebut, Kepala Badan Bahasa, Kemendikbudristek, E. Aminudin Aziz mengatakan, kepunahan bahasa terjadi terutama karena para penuturnya tidak lagi menggunakan dan/atau mewariskan bahasa tersebut kepada generasi berikutnya.

Menurutnya, bahasa akan hidup jika selalu digunakan dan revitalisasi dilakukan untuk menghambat agar bahasa daerah tidak punah. 

“Oleh karena itu, prinsip kita pada revitalisasi bahasa kali ini adalah bagaimana bahasa daerah itu dapat dipakai secara meluas oleh semua penutur bahasa itu, terutama generasi mudanya,” ujarnya, di Mataram, Jumat (17/6/2022) dikutip sumbatimur.victorynews.id dari laman Kemdikbud.go.id.

Baca Juga: Sempat Tertinggal Gacor FC Balikkan Keadaan melalui Tendangan Kedalam

Aminudin Aziz meyakini, pentingnya kecintaan terhadap bahasa daerah ditanamkan pada generasi muda adalah agar di masa depan ada yang melestarikan kekayaan bahasa daerah tersebut. 

Halaman:

Editor: Sepritus TM

Sumber: kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wow Sekjen Kemenag Nizar buka PKN II

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:15 WIB

78.369 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

Senin, 8 Agustus 2022 | 21:56 WIB

Menag Sambut Kedatangan 237 Petugas Haji Daker Makkah

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:36 WIB

62.721 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

Kamis, 4 Agustus 2022 | 21:13 WIB
X