Sekjen Kemenag: Kantor Kemenag se-Indonesia Wajib Optimalkan Bank Syariah

- Senin, 1 Agustus 2022 | 09:40 WIB
Sekjen Kemenag RI, Nizar Ali (kemenag.go.id)
Sekjen Kemenag RI, Nizar Ali (kemenag.go.id)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Sekjen Kementerian Agama RI, Nizar Ali mengimbau Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama se-Indonesia untuk menghadirkan Bank Syariah Indonesia dalam sistem penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Ini sesuai dengan mandatori Peraturan Menteri Keuangan nomor 11 tahun 2016 di mana jika dalam sistem penggajian suatu instansi pemerintah menggunakan lebih dari satu bank, maka wajib terdapat Bank Syariah," terang Nizar.

Hal itu ia sampaikan dalam agenda evaluasi serapan anggaran Kementerian Agama tahun 2022 di Bandung, Sabtu (30/7/2022).

Baca Juga: Alami Kecelakaan, Venna Melinda Ungkap Pesan untuk Putranya

Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Forum Kepala Kanwil Kemenag Muhammad Tabrin, serta jajaran Kepala Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia. 

Sampai saat ini, ungkap Nizar, prosentase penggunaan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk penggajian karyawan pada Kanwil Kementerian Agama se-Indonesia secara komulatif baru mencapai angka 27 persen. 

"Kita ini institusi agama tapi masih banyak yang belum mengutamakan perbankan syariah. Padahal ada prospek yang luar biasa yang dimiliki oleh perbankan syariah," ujarnya dikutip dari laman Kementrian Agama.

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Bongkar Fakta Baru Sebut HP Vera Dapat Miscall Sebanyak 23 Kali, Ada Apa

Lebih lanjut, Nizar menambahkan bahwa yang bermitra dengan bank syariah itu banyak dari perusahaan yang dikelola oleh saudara non-muslim.

Hal ini disebabkan karena adanya prinsip-prinsip syariah yang dinilai sangat menguntungkan bagi nasabah, yakni akadnya.

Nizar juga ungkap usulannya supaya BSI bisa bekerja sama dengan Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia dalam hal pengelolaan keuangan kampus serta pengembangan Program Studi Perbankan Syariah.

Baca Juga: Polisi Tembak Polisi, DPR Minta Komnas HAM Jaga Kerahasian

Direktur Sales dan Distribusi BSI, Anton Sukarna berkata, saat ini perbankan syariah tumbuh sangat baik mencapai angka 10% dibanding bank konvensional yang hanya bertumbuh di angka 9,9%.

"Ini menunjukkan bahwa perbankan syariah memiliki potensi yang sama kuatnya dengan perbankan konvensional," ujarnya.

Presiden Jokowi pernah ber-statement supaya perbankan syariah menjadi sektor perbankan utama yang bukan hanya bermain dalam negeri saja, tapi juga secara global.

Baca Juga: Kenali Beberapa Modus yang Sering Dilakukan oleh Pelaku TPPO

Itulah mengapa tiga bank syariah BUMN sekarang bergabung menjadi satu Bank Syariah Indonesia supaya cukup kuat untuk bertanding di level nasional maupun internasional.***

 

 

 

 

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat Ini Manfaat Konsumsi Madu 2 Sendok Sehari

Jumat, 25 November 2022 | 18:32 WIB

Resmi Membuka Pospenas IX, Begini Pesan Menag

Kamis, 24 November 2022 | 15:05 WIB
X