Simak 6 Point Penting yang Disampaikan Menag Dalam Rakernas 2023

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 21:50 WIB
Menag saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama tahun 2023 di Surabaya (kemenag.go.id)
Menag saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama tahun 2023 di Surabaya (kemenag.go.id)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag 2023.

Dilansir dari laman Kementrian Agama, saat membuka Rakernas, Menag menyampaikan enam pesan untuk dibahas dan dihasilkan program implementasinya oleh jajaran Kemenag, yakni sebagai berikut:

Baca Juga: Hadir Dalam Rakernas KNPI, Ridwan Kamil:Rumuskan Gagasan Besar!

  1. Peningkatan Profesionalisme ASN

Menag menuturkan, hasil Survei Indeks Profesionalisme ASN Kemenag menunjukkan ada 41,34% ASN yang masih butuh pembinaan.

"Untuk ASN yang pada temuan indeks ini dinyatakan masih butuh pembinaan, ini harus disegerakan pembinaannya supaya layanan kita semakin maksimal,” tegas Menag Yaqut.

  1. Komitmen Anti korupsi

Menag meminta ASN Kemenag untuk tetap berkomitmen menghilangkan praktik korupsi di lingkungan Kementerian Agama. "Jangan ada fraud dalam pengadaan barang dan jasa, pimpinan Satker agar membuat surat edaran larangan praktik koruptif di lingkungan kerja maupun lembaga pendidikan Kementerian Agama, seperti tidak menerima atau memberi gratifikasi dan sebagainya," pesan Menag.

Baca Juga: Ini Manfaat Bengkoang. dari Turunkan Tekanan Darah hingga Cegah Diabetes

  1. Respon Cepat Penanganan Isu di Masyarakat

Menurut Menag, ASN Kemenag perlu memberikan respon cepat, jelas, dan detail atas isu atau masalah keagamaan yang berkembang di masyarakat.

  1. Realisasi Anggaran Program Prioritas yang Akuntabel

Untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas, Menag mengharuskan seluruh jajaran Kemenag sudah menyelesaikan 70% anggaran pada bulan ketujuh tahun 2023 dengan cara yang cermat, akurat, akuntabel, dan selalu memperhatikan prinsip kehati-hatian.

"Kenapa tujuh bulan? Karena ini akan memudahkan kita mengontrol program-program prioritas yang bapak ibu sekalian jalankan,” tandasnya. 

Baca Juga: Pemkab Kupang Tingkatkan Kualitas Layanan Ibu dan Bayi Lewat Program Usaid

  1. Tercapainya 10 Juta Sertifikasi Halal

Hal kelima yang menjadi mandatori, lanjut Menag, adalah percepatan 10juta sertifikasi halal.

"Mandatori yang diberikan Presiden jumlahnya sangat tinggi, yaitu tercapainya 10juta sertifikasi halal di tahun 2024,” tegasnya. 

  1. Tahun 2023, Tahun Kerukunan Umat Beragama

Akhirnya, Menag mencanangkan tahun 2023 sebagai Tahun Kerukunan Umat Beragama.

“Menjelang tahun politik saya khawatirkan banyak terjadi hal-hal yang mengganggu keharmonisan umat beragama. Jadi kita canangkan tahun 2023 sebagai Tahun Kerukunan Umat Beragama,” tutupnya.***

Halaman:

Editor: Miliadwi

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penting, Ini Jadwal Ujian Calon PPPK Kemenag

Sabtu, 18 Februari 2023 | 03:47 WIB

Sah, Usulan Biaya Ibadah Haji Telah Disepakati

Kamis, 16 Februari 2023 | 15:50 WIB

Wapres Ma'ruf Amin Dorong Penurunan Angka Stunting

Rabu, 15 Februari 2023 | 19:22 WIB

Lantik Pejabat Eselon II, Begini Pesan Menag

Rabu, 15 Februari 2023 | 18:59 WIB

Klinik Pratama Kemenag Gelar Seminar Mengenai Kanker

Selasa, 14 Februari 2023 | 23:55 WIB

Wow Menag Yaqut Hadiri Entry Meeting BPK RI

Kamis, 9 Februari 2023 | 21:48 WIB
X