Bersihkan Sampah Bersama Pemdes Radamata, Begini Harapan KO Dukung SBD

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 17:52 WIB
Warga Desa Radamata bersama Komunitas Peduli Lingkungan SBD membersihkan sampah di Pasar Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Jumat (14/1/2022).  (VN/FRENGKY KEBAN)
Warga Desa Radamata bersama Komunitas Peduli Lingkungan SBD membersihkan sampah di Pasar Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Jumat (14/1/2022). (VN/FRENGKY KEBAN)

VICTORY NEWS SUMBA TIMUR - Untuk memastikan wilayah kota terbebas dari sampah, pemerintah Desa Radamata, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Jumad (14/1/2022) menggandeng Komunitas Peduli Lingkungan (KO Dukung) SBD membersihkan sampah di sekitar pasar Radamata. Aksi ini pun memantik perhatian warga yang melintas di ruas jalan pasar tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua KO Dukung SBD, Mardilin Wiwin Laka secara terbuka mengapresiasi kegiatan tersebut. Pasalnya, hal itu selaras dengan misi KO Dukung untuk mendorong setiap desa berperan dalam menyadarkan masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan dengan mulai membersihkan sampah di sekitarnya.

Menurutnya, sudah saatnya sampah dibersihkan dan bukan lagi ditimbun seperti yang selama ini terjadi. Hal ini penting untuk menghindarkan masyarakat dari penyakit sebagaimana dikutip dari victorynews.id dengan judul "Peduli Sampah Pemdes Radamata Gandeng Ko Dukung Bersihkan Pasar"

Baca Juga: Parona Baroro, Kisahmu Kini

Wiwin menegaskan angka DBD di SBD cukup tinggi. Sadar atau tidak, ini juga diakibatkan oleh sampah. Untuk itu, pihaknya sangat berterima kasih karena Pemdes Radamata sudah mulai dengan membersihkan sampah. Wiwin mengaku pihaknya tidak bisa sendiri sehingga butuh pemerintah untuk bersama menyadarkan masyarakat mulai mencintai lingkungannya agar bisa menjadi contoh bagi desa lainnya.

Walaupun memberikan apresiasinya, Wiwin tidak lupa mengingatkan pentingnya melibatkan kaum muda dalam aksi semacam ini. Hal ini tidak lepas dari realita bahwa banyak anak muda masih emoh untuk memberishkan sampah. Alih-alih membersihkan sampah, kaum muda malah jadi pelaku pembuangan sampah.

"Harapan kami semoga ke depannya, kaum muda desa juga bisa dilibatkan. Sebagai penerus, mereka (kaum muda) wajib juga peduli. Tidak boleh tidak. Kami juga berharap kerjasama yang terbangun baik dengan pihak desa ini juga bisa berlanjut. Terlebih, desa ini menjadi pilot project kami untuk membangun desa bebas sampah,"tegasnya.

Baca Juga: 7 Warga SBD Terindikasi Terpapar Covid-19

Sementara itu, Kepala Desa Radamata, Paulus Natara di kesempatan itu mengakui bahwa sebagai desa yang berada di pusat Kota sudah barang tentu harus menjadi role model desa di Sumba Barat Daya. Salah satunya adalah desa bebas sampah. Namun hal itu ungkapnya memang belum terwujud. masih banyak warganya yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Hal ini mengakibatkan wilayahnya terlihat kumuh.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Tags

Terkini

X