Simak Gejala dan Cara Mencegah Penyakit Hepatitis Misterius Pada Anak

- Jumat, 13 Mei 2022 | 00:51 WIB
Ilustrasi Hepatitis Misterius/Detik.health
Ilustrasi Hepatitis Misterius/Detik.health

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Penyakit Hepatitis misterius yang menyerang anak-anak hingga kini masih belum diketahui penyebabnya.

Sebagai bentuk upaya pencegahan orangtua harus mengenali dengan baik gejala-gejala awal hepatitis misterius.

Tak hanya itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga memberikan tips untuk penanganan awal anak yang mulai menunjukkan gejala hepatitis.

Baca Juga: Mantan Kepala Staf Kopkamtib Jenderal (Purn) Widjojo Soejono Meninggal Dunia

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Kamis (12/5/2022) dengan judul "Jangan Panik Saat Temukan Gejala Awal Hepatitis Misterius Pada Anak Simak Cara Mengatasinya".

Tak ayal, penyakit hepatitis misterius tentunya membuat khawatir orangtua pada kesehatan anak-anaknya.

Baca Juga: Namanya Disebut Maju Pilpres 2024, Sandiaga Uno Masih Fokus Kerja

Guna mencegah segala kemungkinan yang bisa saja terjadi, anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Ade Rachmat Yudiyanto, mengingatkan kepada para orangtua untuk tidak panik bila menemukan gejala awal hepatitis misterius tersebut.

"Kalau ada gejala, jangan panik. Segera bawa pasien ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lanjutan," ujarnya, Kamis 12 Mei 2022, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Baca Juga: Wow Thailand Legalkan Tanam dan Konsumsi Ganja

Adapun gejala awal hepatitis misterius tersebut yakni diare, mual, muntah, sakit perut, dan dapat disertai demam ringan.

Ade Rachmat Yudiyanto mengingatkan, jika gejala tersebut muncul, selain berkonsultasi dengan dokter, dia meminta para orangtua memastikan anaknya beristirahat secara total, menjaga asupan cairan anak dan ion tubuh yang cukup.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar tidak jatuh dalam kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan yang pada jangka panjang bisa membahayakan kesehatan.

Baca Juga: RWT Akui Salah Satu Penyebab Stunting Adalah Sanitasi Yang Buruk

"Istirahat total. Semua aktivitas dilakukan di tempat tidur," kata Ade menerangkan.

Menurut Ade, orangtua juga sebaiknya tidak menunggu gejala lanjutan muncul, seperti kulit dan mata kuning hingga penurunan kesadaran yang pada akhirnya mengharuskan dirawat di Unit Perawatan Intensif, bahkan hingga dilakukan cangkok hati.

Baca Juga: Santai Berfoto Bersama WNI, Jokowi Membuat Pengawal AS Panik

Hepatitis merupakan radang pada sel hati. Saat ini ada parameter yang bisa digunakan untuk memastikannya yakni enzim hati atau Alanine Aminotransferase (ALT) atau Serum Glutamate Pyruvate Trasnsaminase (SGPT) bila nilainya di atas dua kali normal.

Berbicara soal penyebabnya, hepatitis bisa disebabkan oleh infeksi dan noninfeksi. Infeksi karena virus (A,B,C, D, E dan G), bakteri atau parasit, sedangkan noninfeksi misalnya akibat obat, racun, dan metabolisme.

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya, Korut Diterpa Covid-19 Dan Langsung Lockdown

Sementara jika berkaca pada kondisi saat ini, belum ada data akurat yang bisa menyatakan jelas penyebabnya. Bahkan, para pakar masih melakukan penelitian. (Sobirin/Pikiran Rakyat). ***

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Achmad Yurianto Sangat Dekat dengan Ibunya

Minggu, 22 Mei 2022 | 22:19 WIB

Inilah Biografi Achmad Yurianto!

Sabtu, 21 Mei 2022 | 22:22 WIB

Jokowi Mengaku Terpaksa Tekan Produsen Besar

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:41 WIB
X