Tuai Pro dan Kontra, Syarif: Pertimbangkan Kedatangan Miyabi!

- Kamis, 19 Mei 2022 | 15:01 WIB
Maria Ozawa/Instagram
Maria Ozawa/Instagram

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Maria Ozawa atau yang kerap disapa Miyabi memiliki rencana Gala Dinner di Jakarta pada, Minggu (5/6/2022).

Kedatangan mantan bintang film dewasa asal Jepang ini menuai berbagai kontroversi.

Menanggapi hal tersebut Anggota F-Gerindra DPRD Jakarta Syarif menjelaskan apabila kedatangan Miyabi banjir kritikan sebaiknya ditolak.

Baca Juga: Firli Bahuri Tegaskan KPK Akan Terus Memburu Harun Masiku

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Kamis (19/5/2022) dengan judul "DPRD Jakarta tanggapi rencana gala dinner miyabi kalau memunculkan kontroversi tolak saja".

"Kalau sekarang kan baru tahap ini saja sudah mengandung kontroversi, menurut saya sih nggak usah lah nggak usah," ucapnya kepada wartawan, Kamis, 19 Mei 2022.

Terkait penolakan 212, Syarif memandang sebetulnya negara ini merupakan negara yang plural.

Baca Juga: Youtube Jadi Satu-Satunya Medsos Yang Tidak Diblokir Di Rusia

Akan tetapi, dia menekankan kalau acara tersebut banyak memunculkan kontroversi tentu dipertimbangkan.

"Kalau teman-teman 212 wajar tapi kita sebagai hidup bernegara yang plural, kita menghormati semua elemen karena itu dikaji dulu mengundang banyak pihak," tuturnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menerima permohonan izin penyelenggaraan Gala Dinner Maria Ozawa atau Miyabi.

Baca Juga: Bentuk Tim Sinergisitas, Wadah Koordinasi Kementrian dan Lembaga Pelaksana Program Penanggulangan Terorisme

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Disparekraf DKI Jakarta Iffan menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima izin.

Iffan mengatakan, pihaknya juga memiliki Komite Penilaian Hiburan Artis dan Alahragawan Daerah.

Komite itu terdiri dari Kejati, Intelkom Polda Metro Jaya, Biro Hukum, Satpol, Dinas Tenaga Kerja, Imigrasi, dan BPBD.

Baca Juga: Kunjungi Sumba Timur, Jenderal Dudung Akan Sholat Jumat di Mushola Bandara UMK

Adapun tugas dari komite itu untuk menilai apakah acara yang akan digelar oleh promotor tidak melanggar dengan norma yang berlaku.

Termasuk dengan perizinan administrasi penyelenggaraan acara tersebut.

"Terus mau apa di Jakarta misalnya. Terus yang paling penting harus ada keseusaian dengan adat istiadat kita," ucapnya.

Baca Juga: Masuk Gelombang Ke III, Sudah Ada 32 Siswa Dinyatakan Lulus Masuk SMAK St Josef Freinademetz

Menurut Iffan, izin acara Maria Ozawa yang akan digelar di Four Season itu bisa saja tidak diterbitkan jika tidak sesuai dengan penilaian dari komite.

Sementara itu, proses pengajuan izin juga sangat bergantung dengan persyaratan yang diajukan oleh promotor.

Baca Juga: Keluhkan Keamanan Parkiran, Pengunjung Diminta Datang Periksa CCTV

"Tergantung, persyaratannya sudah lengkap atau belum, apakah sudah sesuai dengan keimigrasiannya atau belum," tuturnya. (Amir Faisol/Pikiran Rakyat).***

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bahas RAPBN 2023, Menkeu: Desainnya Harus Fleksibel

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:59 WIB

Update Covid-19 Hari Ini

Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:01 WIB

Hadir di Mako Brimob, Putri Chandrawathi Minta Doa

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:50 WIB

340 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Banyuasin

Minggu, 7 Agustus 2022 | 17:04 WIB

Dibawa ke Tempat Khusus, Ferdy Sambo Tidak Sendiri

Minggu, 7 Agustus 2022 | 10:25 WIB
X