Kasus Harun Masiku, Mantan Jubir KPK: Kalau Memang Serius Mencari Buronan, Buktikan!

- Minggu, 22 Mei 2022 | 18:48 WIB
Harun Masiku/Warta Pontianak
Harun Masiku/Warta Pontianak

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Keberadaan Harun Masiku yang terus menjadi teka-teki mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menilai tim KPK tak mampu menangkap Harun Masiku.

Hal ini menyebabkan adanya rumor bahwa kasus Harun Masiku hanyalah permainan KPK.

Baca Juga: Kasus Covid Di Korut Berangsur Menurun

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Minggu (22/5/2022) dengan judul "Febri diansyah sentil kpk yang tak mampu tangkap harun masiku".

Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Karyoto, mengatakan bahwa KPK belum tahu di mana keberadaan Harun Masiku sampai sekarang.

"Kalau tahu ya sudah ditangkap dari kemarin," ujarnya pada 20 Mei 2022.

Baca Juga: Djiwa Putri Kecil Nadine Chandrawinata Dibaptis

Febri Diansyah mengkritik KPK yang dinilainya tidak mampu menangkap Harun Masiku.

"Kalau memang KPK tidak mampu tangkap Harun Masiku, ya sudahlah akui saja. Lebih baik jujur, mungkin banyak yang memahami," tutur Febri Diansyah di akun Twitter @febridiansyah pada 21 Mei 2022.

“Tapi kalau memang ada niat dan serius mencari buron, (maka) cari dan buktikan dengan hasil,” katanya lagi.

Baca Juga: Menko PMK Ikut Menyampaikan Belasungkawa Atas Kepergian Achmad Yurianto

Selain itu, dia juga menyoroti ketidakcocokan antara keterangan di situs KPK dan ucapan Ketua KPK soal Harun Masiku.

“Website KPK mencantumkan Harun Masiku dalam pencarian sejak 26 Januari 2021, padahal ketua KPK sudah bilang HM (Harun Masiku) DPO sejak Januari 2020. Mana yang benar?” katanya.

Baca Juga: Indonesia Kehilangan Seorang Kesatria yang Meneduhkan di Awal Pandemi

Febri kemudian mengingatkan bahwa Harun Masiku tak ikut terjaring OTT (Operasi Tangkap Tangan) pada Januari 2022.

Harun Masiku tak ikut terjaring OTT KPK pada awal Januari 2020. Saat itu, KPK menjerat Wahyu Setiawan, salah satu komisioner KPU yang diduga menerima suap berkaitan dengan proses PAW anggota DPR RI,” ujar Febri. (Raider Satria Paulus/Pikiran Rakyat).***

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X