Hati-Hati Kendaraan Mati Pajak Dua Tahun Akan Dianggap Bodong, Jika Polri Terapkan Aturan Ini

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 09:19 WIB
Nunggak dua tahun tidak bayar pajak, akan dihapus datanya dan jadi kendaraan bodong.  (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL )
Nunggak dua tahun tidak bayar pajak, akan dihapus datanya dan jadi kendaraan bodong. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL )

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Dalam waktu dekat Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan mengimplementasikan aturan penghapusan data STNK yang mati pajak selama 2 tahun.

Aturan tersebut sebenarnya sudah diundang-undangkan sejak 2009 tentang LLAJ namun urung diberlakukan hingga kini.

Baca Juga: Walaupun Menang, Pelatih Timnas U 16 Belum Puas Sampai Minta Ini Ke Pemainnya

Untuk itu Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi menyebut pihaknya secepatnya akan memberlakukan aturan tersebut.

Jika aturan itu diberlakukan maka tegas Irjen Pol Firman kendaraan yang mati pajak selama dua tahun akan dianggap bodong.

Menurut Firman, aturan ini berlaku untuk meningkatkan disiplin pajak masyarakat dan memudahkan pemerintah melakukan pembangunan.

Baca Juga: Tegas, Kuasa Hukum Putri Sebut Pelecehan Seksual Tidak Mengenal Latar Belakang

“Kita ingin data ini kita pastikan valid karena dengan valid data, pemerintah bisa mengambil kebijakan. Langkah untuk pembangunan masyarakat dengan lebih baik,” tuturnya sebagaimana dilansir dari korlantas.polri.go.id.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono di kesempatan yang sama menyebut kevalidan data tersebut akan ditunjang dengan sistem single data kendaraan selain terus mengedukasi pemilik kendaraan untuk taat pajak.

Halaman:

Editor: Frengky Keban

Sumber: Korlantas Mabes Polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X