Blokir 3G, Kominfo Jadikan 4G Tulang Punggung Jaringan Komunikasi

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 10:20 WIB
Sinyal 3G Telkomsel Sudah Tak Ada Lagi! (Pixabay)
Sinyal 3G Telkomsel Sudah Tak Ada Lagi! (Pixabay)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Usai tuai kontrkversi hingga trending topik dengan tagar Blokir Kominfo, kini Kominfo luncurkan terobosan baru.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) umumkan penggunaan jaringan 3G dan 4G memiliki kapasitas yang sama.

Hal inilah yang membuat Menkominfo Johnny G Plate akan menghapus jaringan 3G dan 4G sebagai tulung punggung jaringan telekomunikasi.

Baca Juga: Sekolah Tenun Ikat-Pahikung Berbasis Komunitas Hasilkan Beragam Bahan Pewarna Alami, Ini Daftarnya

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Sabtu (6/8/2022), dengan judul "kominfo akan hapus sinyal 3g tapi 2g masih dipertahankan ini alasannya".

"Soal (penghapusan) 3G, kita sudah menetapkan pembangunan jaringan telekomunikasi kita nanti yang menjadi tulang punggung adalah 4G," kata Menteri Johnny.

Dia menjelaskan alasan 4G menjadi jaringan utama di Indonesia. Menurutnya, kapasitas dari 4G lebih besar bila dibandingkan dengan 3G.

Baca Juga: Jadi Pembicara di Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD, Ini Pesan Menhan, Prabowo Subianto

Meski begitu, jaringan di bawahnya yakni 2G, justru masih dipertahankan.

"Mengingat bahwa masyarakat masih membutuhkan 2G yang berkaitan dengan komunikasi suara, maka kita masih pertahankan untuk masyarakat yang ponselnya masih support kebutuhan 2G," ujarnya.

"Sedangkan 3G, karena kita sudah bangun 4G yang lebih cepat dan besar kapasitasnya dari 3G, maka 3G perlahan-lahan akan kami face out, sehingga tulang punggungnya menjadi 4G," ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Hadapi Vietnam di Partai Terakhir, Timnas U-16 Indonesia Bidik Juara Grup

Sejauh ini, baru ada 2 operator seluler yang berencana menghapuskan jaringan 3G dari layanannya, yakni Telkomsel dan XL.

Telkomsel secara bertahap akan melakukan upgrade layanan 3G ke 4G/LTE di 504 kota dan kabupaten di Indonesia mulai Maret 2022.

Proses ini akan membuat sejumlah kota dan kabupaten tidak lagi mendapat jaringan 3G Telkomsel.

Di sisi lain, Menurut Menteri Johnny, perkembangan jaringan dan teknologi yang dinamis tidak terelakkan saat ini, termasuk kehadiran 5G yang sudah mulai familiar di Indonesia.

Baca Juga: BPJPH: Lembaga Pemeriksa Halal Wajib Integrasi dengan SIHALAL

"Karena teknologi telekomunikasi sangat cepat, kita tentu tidak mungkin meninggalkan dan terlambat untuk mengembangkan 5G di Indonesia, sehingga kita juga mengembangkan 5G experience," tuturnya.

Menurut Menteri Johnny, jaringan 5G model bisnisnya berbeda dengan 4G, yang lebih berbasis klaster dan wilayah.

"Untuk itu, sudah diberikan lisensi untuk tiga operator nasional kita untuk lakukan deployment dan roll out 5G di Indonesia," ucapnya. Pikiran-Rakyat.com/Hilmy Farhan.***

 

 

 

 

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siang Ini, Bharada E Diperiksa Komnas HAM

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:03 WIB

Diamankan KPK, Kantor Bupati Pemalang Disegel

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:38 WIB

Sidang Perdana, Indra Kenz Hadir Secara Virtual

Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:01 WIB

Seali Syah Ungkap akan Bongkar Skenario Ferdy Sambo

Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Urung Periksa Ferdy Sambo, Ini Penjelasan Komnas HAM

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:11 WIB
X