Sah, Tembak Menembak Bharada E versus Brigadir J Adalah Skenario Irjen Ferdy Sambo

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:45 WIB
Kapolri Litsyo Sigit Prabowo menyebut Irjen Ferdy Sambo jadi tersangka dalam kasus meninggalnya Brigadir J. Perannya cukup Signifikan (Tangkapan Layar Youtube/Kompas TV)
Kapolri Litsyo Sigit Prabowo menyebut Irjen Ferdy Sambo jadi tersangka dalam kasus meninggalnya Brigadir J. Perannya cukup Signifikan (Tangkapan Layar Youtube/Kompas TV)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Peristiwa tembak menembak sesama polisi yang diceritakan terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Jumat (8/7/2022) ternyata hanyalah skenario dari Irjen Ferdy Sambo.

Sebab peristiwa tembak menembak sesama polisi ini sesungguhnya tidak pernah terjadi dalam peristiwa yang menyebabkan Brigadir J meninggal dunia.

Baca Juga: PSM Makasar Cetak Sejarah Sebagai Klub Asal Indonesia yang Lolos ke Final Zona ASEAN AFC Cup

Hal ini diungkapkan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Selasa (9/8/2022).

Jumpa pers penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka ini dilaksanakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Dimana pada kesempatan tersebut, Kapolri menjelaskan telah ditemukan fakta baru bahwa tidak ada tembak menembak sesama polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri yang ada di Duren III, Jakarta Selatan tersebut.

Baca Juga: 31 Anggota Diperiksa dalam Kasus Brigadir J, Berikut Daftarnya

"Ditemukan perkembangan baru bahwa tidak ditemukan fakta peristiwa tembak-menembak seperti yang dilaporkan. Saya ulangi, tidak ditemukan peristiwa fakta tembak-menembak," jelas Sigit dikutip sumbatimur.victorynews.id dari PMJ News, Selasa (9/8/2022).

Menurut Sigit, yang terjadi saat itu adalah penembakan terhadap Brigadir J dan yang menyuruh dilakukannya penembakan terhadap Brigadir J adalah Irjen Ferdy Sambo.

Baca Juga: Save The Children Buka Fakta Mengejutkan Soal Kekerasan Anak, Ini Dia

"Timsus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Saudara J yang menyebabkan Saudara J meninggal dunia yang dilakukan Saudara RE atas perintah Saudara FS," tuturnya.

Untuk diketahui kasus yang bermula dengan narasi tembak menembak sesama polisi ini kini ditangani Bareskrim Mabes Polri dan empat orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Jadi Otak Pembunuhan Terhadap Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Empat orang tersangka ini adalah Bharada E, Brigadir RR, KM, dan Irjen FS. Dimana tiga tersangka masing-masing Irjen FS, Brigadir RR dan KM disangkakan melanggar pasal 340 atau pembunuhan berencana dan terancam hukuman maksimal hukuman mati.

Sedangkan Bharada E yang ditetapkan sebagai tersangka pertama dalam kasus ini disangkakan dengan pasal 338 atau perbuatan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.***

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wow, Setkab Buka Seleksi untuk Jabatan Ini

Sabtu, 18 Februari 2023 | 04:17 WIB

Wow, Setkab Raih Penghargaan KPPU Award 2023

Kamis, 16 Februari 2023 | 20:30 WIB

Ini Alasan Majelis Hakim Vonis Richard Eliezer

Kamis, 16 Februari 2023 | 14:13 WIB

Jadi JC, Richard Eliezer Divonis 1 Tahun 6 Bulan

Rabu, 15 Februari 2023 | 15:01 WIB

Dapat Hukuman 15 Tahun Penjara, Kuat Maruf: Saya Banding

Selasa, 14 Februari 2023 | 20:00 WIB
X