Sidang Perdana, Indra Kenz Hadir Secara Virtual

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:01 WIB
Indra Kenz Terseret Kasus Binomo  (Bonsernews.com/ Dok. Binomo)
Indra Kenz Terseret Kasus Binomo (Bonsernews.com/ Dok. Binomo)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Drama kasus investasi bodong Indra Kenz kini memasuki babak baru.

Indra Kenz akan menjalani sidang perdananya hari ini, Jumat (12/8/2022) secara virtual.

Korban dari kasus investasi bodong melalui aplikasi Binomo pun turut berdatangan ke Pengadilan Tanggerang untuk menyaksikan persidangan Indra Kenz.

Baca Juga: Dua Keterangan Ferdy Sambo Berubah, Ayah Brigadir J Bingung

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Jumat (12/8/2022) dengan judul "indra kenz jalani sidang perdana kasus binomo hari ini berikut ancaman hukuman yang menjeratnya".

Menurut Humas PN Tangerang Arif Budi Cahyono menjelaskan sidang perdana Indra Kenz akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Arif menuturkan sebelumnya pihaknya telah menerima pelimpahan berkas perkara pada Rabu, (3/8/2022) dari Kejari Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga: Di Lolo Ole, Ratu Wulla Talu Ungkap Pentingnya Kolaborasi Untuk Atasi Stunting

Menurut jadwal, Arif menyampaikan sidang perdana Indra Kenz akan dimulai pukul 10.00 WIB.

Sidang pertama ini beragendakan pembacaan dakwaan yang akan dilayangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Proses persidangan kasus ini akan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Rachman Rajagukguk dengan hakim anggota Hengki Henry dan Luki Rombot.

Baca Juga: Muncul Surat Bharada E yang Cabut Kuasa Pengacaranya. IPW: Ada Intervensi

Adapun berkenaan dengan Indra Kenz sendiri tidak akan dihadirkan langsung menghadiri sidang di PN Tangerang. Hal itu disampaikan oleh Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Tangerang Selatan, Anggara Hendra Setya Ali.

Namun sidang perdana tetap dilaksanakan secara offline dengan mengacu pada aturan pembatasan sesuai aturan masa pandemi Covid-19.

"Kemungkinan untuk terdakwa secara daring," ujarnya.

Baca Juga: Laga Pembuka Serie A, Milan Sudah Ditunggu Udinese

Sementara itu, dalam kasus penipuan investasi bodong yang dilakukan Indra Kenz melalui platform Binomo tersebut telah melibatkan 118 orang korban dengan kerugian sebesar Rp72,138 miliar.

Penyidik pun telah menyita sejumlah aset dan barang bukti dalam tindak kejahatan Indra Kenz, antara lain 3 rumah mewah di Medan, 2 unit mobil mewah, 12 jam tangan mewah, sebidang tanah dan bangunan di wilayah Tangerang, dan uang tunai sebesar Rp1,6 miliar.

Baca Juga: Lomba Nyanyi Solo Lagu Kebangsaan Diikuti 40 Anak

Dalam kasus ini, Indra Kenz dijerat pasal berlapis diantaranya UU ITE Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2), UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU ITE, kemudian Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010, serta Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Pikiran-Rakyat.com/Yudianto Nugraha.***

 

 

 

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kembali Sakit, Lukas Enembe Disebut Stress

Senin, 26 September 2022 | 21:17 WIB

Lagi Tiga tersangka Penyedia Senpi Untuk KKB Ditangkap

Senin, 26 September 2022 | 10:50 WIB

Paket Berisi Bom Meledak, 1 Polisi Terluka

Senin, 26 September 2022 | 09:05 WIB
X