Wah Mahfud MD Ungkap Seluruh Skenario Ferdy Sambo Sejak Awal Kasus

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 23:00 WIB
Mahfud MD soroti kasus mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. (foto instagram Mahfud MD)
Mahfud MD soroti kasus mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. (foto instagram Mahfud MD)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J hingga kini masih terus bergulir.

Sederet nama yang memberikan pandangannya terhadap kasus inipun menjadi sorotan publik.

Salah satunya Benny Mamoto, ia dianggap netizen secara terang-terangan membela tersangka Ferdy Sambo.

Baca Juga: OTT Bupati Pemalang, Ganjar Pranowo: Hentikan Praktik Busuk!

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Jumat (12/8/2022) dengan judul "benny mamoto disebut dukung ferdy sambo mahfud md sampaikan hal ini pada ketua kompolnas".

Mahfud-MD">Mahfud MD mengungkapkan bahwa terdapat sebuah skenario yang tidak diketahui publik sebelum berita mengenai kejadian tembak menembak tersebut mencuat.

Diduga Ferdy Sambo menghubungi banyak orang, termasuk Kompolnas dalam rangka pengkondisian untuk mendukung skenario dari kejadian tersebut.

Baca Juga: Mantan Pengacara Bharada E ini Ternyata Penyanyi Dangdut

“Jendral Sambo hari senin itu, katanya dizalimi, saya dizalimi kak, istri saya dilecehkan. baru sorenya ada keterangan pers terjadi tembak menembak antara Brigadir Joshua dan Bharada E, kan gitu beritanya,” kata Mahfud.

“Tapi sebelum itu sudah ada pengkondisian untuk mendukung teori atau skenario itu. Sehingga pembelaan disaat awal-awal datang dari Kompolnas,” lanjutnya menjelaskan.

Setelah menelaah bahwa banyak pihak-pihak yang dipanggil oleh Ferdy Sambo, namun satu sama lain tidak mengetahui perihal pemanggilan tersebut.

Akhirnya ia membuat kesimpulan bahwa hal tersebut merupakan skenario.

Baca Juga: Jokowi Beri Penghargaan, 7 Diantaranya Diwakili Ahli Waris. Ini Daftarnya

Lebih lanjut, Mahfud-MD">Mahfud MD meminta kepada semua yang terlibat untuk merubah perspektif dan mengawal jalannya kasus tersebut.

Seperti halnya Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto yang pernah membuat keterangan dengan membela Ferdy Sambo di awal kejadian kasus tersebut.

“Oleh sebab itu, sebenarnya Pak Benny Mamoto yang sekarang di-bully itu, sebenarnya hanya ngomong sekali itu. Tapi kan diputar berkali-kali sehingga seakan-akan baru ngomong kemarin,” ujarnya.

Baca Juga: LPSK Belum Bisa Memberikan Perlindungan untuk Bharada E, Ini Alasannya

Benny Mamoto jugalah yang menjelaskan kepada Mahfud-MD">Mahfud MD bahwa terjadi perubahan barang bukti di tempat kejadian perkara penembakan tersebut.

“Bapak ini juga yang menjelaskan informasi ke saya bahwa terjadi penghilangan barang bukti, semua sudah diganti, hasil olah TKP pertama dan kedua berbeda,” katanya.

“Dia yang lapor, pak Benny Mamoto. Karena dia berubah perspektif seperti yang saya katakan.” lanjutnya menjelaskan.

Baca Juga: Waduh, Masih Ada Nelayan Nakal di Pantura SBD, Empat Orang Diamankan, Satu Orang Melarikan Diri

Setelah adanya perubahan perspektif itulah akhirnya dibentuk Tim Khusus dalam mengungkap kasus tersebut.***

 

 

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kembali Sakit, Lukas Enembe Disebut Stress

Senin, 26 September 2022 | 21:17 WIB

Lagi Tiga tersangka Penyedia Senpi Untuk KKB Ditangkap

Senin, 26 September 2022 | 10:50 WIB

Paket Berisi Bom Meledak, 1 Polisi Terluka

Senin, 26 September 2022 | 09:05 WIB
X