Jangan Ketinggalan, Ini Aturan Terbaru Pelaku Perjalanan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:27 WIB
aturan baru bagi pelaku perjalanan (foto: pikiran rakyat)
aturan baru bagi pelaku perjalanan (foto: pikiran rakyat)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak 2020 kian menjadi perhatian khusus pemerintah.

Pasalnya angka pasien Covid-19 terus meningkat disejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta sebagai penyumbang angka positif terbanyak.

Hal ini membuat pemerintah terus mengeluarkan berbagai kebijakan guna menekan laju Covid-19 dan mengingatkan masyarakat untuk tetap terapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Ketahuan Menulis Sambil Tiduran, Seorang Guru Siram Anak Didik. Netizen: Dukung Ibu Guru

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Senin (15/8/2022) dengan judul "covid-19 meningkat kemenhub buat aturan baru untuk perjalanan".

Pemerintah sempat mengendurkan aturan perjalanan dengan menurunnya kasus Covid-19.

Namun, pada saat ini kasus Covid-19 kembali melonjak tak lama usai aturan dikendurkan.

Oleh karena itu, Kemenhub kemudian memberikan aturan baru untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).

Baca Juga: Gladi Bersih Upacara HUT RI di Sumba Timur Berjalan Lancar

"Jadi, pelaku perjalanan yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama atau kedua wajib menunjukkan hasi negatif tes RT-PCR," kata juru bicara Kemenhub, Adita Irawati.

Berikut aturan baru dari Kemenhub yang telah berlaku sejak (11/8/2022) :

1. Pelaku perjalanan yang belum mendapatkan vaksin booster harus melakukan tes RT-PCR 3X24 jam sebelum keberangkatan.

2. PPDN usia 6-17 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR

3. PPDN usia 6-17 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen 1X24 jam atau RT-PCR 3X24 jam sebelum keberangkatan

Baca Juga: Kematian Brigadir J Penuh Drama, Berikut Perbedaan Kronologi Antara Bharada E dan Kapolri Listyo

4. PPDN dengan usia 6-17 tahun yang berasal dari perjalanan luar negeri dan belum mendapatkan vaksinasi, dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan kartu vaksinasi dan wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen 1X24 jam atau RT-PCR 3X24 jam sebelum keberangkatan

5. PPDN dengan usia 6-17 tahun yang memiliki kondisi kesehatan khusus atau komorbid dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan kartu vaksinasi dan wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen 1X24 jam atau RT-PCR 3X24 jam sebelum keberangkatan dan menyertakan surat keterangan dari dokter mengenai kondisinya.

6. PPDN di bawah usia 6 tahun dikecualikan terhadapp syarat vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen atau RT-PCR, tetapi pendamping harus memenuhi ketentuan vaksin, pemeriksaan Covid-19, dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat

Baca Juga: Awal September, Zodiak Berikut Bakal Kaya. Apa Kamu Termasuk

Aturan tersebut dikecualikan untuk moda transportasi perintis termasuk di wilayah perbatasan, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan pelayaran terbatas seusai dengan kondisi daerah masing-masing.

Sementara itu, untuk perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan juga dikecualikan dari aturan tersebut.

Baca Juga: Hari ini, Komnas HAM dan Labfor Olah TKP Duren Tiga

"Dengan terbitnya SE terbaru ini, pemerintah terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan," ucap Adita. Pikiran-Rakyat.com/Christina Kasih Nugrahaeni.***



 

 

 

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X