Suap Penyidik KPK Rp 500 Juta, Wali Kota Cimahi Dijebloskan ke Rutan KPK

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:35 WIB
KPK melakukan jumpa pers penangkapan dan penahanan Wali Kota Cimahi, AMP.  (Tangkapan Layar Instagram)
KPK melakukan jumpa pers penangkapan dan penahanan Wali Kota Cimahi, AMP. (Tangkapan Layar Instagram)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Penyidik KPK kembali melakukan penangkapan dan penahanan terhadap pejabat daerah karena terlibat korupsi.

Kali ini pejabat yang ditangkap dan ditahan KPK adalah Wali Kota Cimahi periode 2017-2022, AMP.

Hebatnya AMP ditangkap KPK kali ini karena diduga telah melakukan tindakan melawan hukum dengan melakukan lenyuapan terhadap mantan penyidik KPK, Stephanus Robin Pattuju dan pengacara Maskur Husain.

Baca Juga: Diikrarkan Pemuda Se-dusun Laipori Ini Isi Deklarasi Damai dan Peran Pemuda Se-dusun Laipori

Dimana dalam kasus ini penangkapan dan penahanan dilakukan penyidik KPK setelah mengumpulkan bukti-bukti awal terkait keterlibatan AMP dalam kasus korupsi ini.

Sebab baik mantan penyidik KPK, Stephanus Robin Pattuju maupun Maskur Husain sudah lebih dulu ditahan dan disidangkan perkaranya di pengadilan.

KPK menjelaskan penangkapan dan penahanan AMP ini dikarenakan telah terkumpul bukti-bukti adanya dugaan suap kepada penyidik KPK dan pengacara.

Baca Juga: Terciduk Berduan di Tribun, Erina Gudono: Serba Pink

"Untuk proses penyidikan, dilakukan upaya paksa penahanan Tsk AMP oleh Tim Penyidik selama 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 18 Agustus 2022 sampai dengan 6 September 2022," kata Deputi Bidang Penindakan KPK, Karyoto kepada wartawan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Dimana pernyataan ini diikuti oleh sumbatimur.victorynews.id dari siaran langsung Instagram @officialkpk.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X