Panik Skema Kaisar Sambo Terbongkar, Akun Opposite Hilang

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:08 WIB
Ferdy Sambo dan Istrinya Putri Candrawati.
Ferdy Sambo dan Istrinya Putri Candrawati.

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Beredar skema Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 yang tidak lain ditujukan untuk eks Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Sebuah akun twitter dengan user name Opposite mengunggahnya pada, Kamis (18/8/2022) dan telah dishare ribuan kali sebelum akhirnya akun tersebut hilang.

Skema yang menyeret sejumlah kelompok elit politik Polri hingga Crazy Rich Surabaya sontak menggemparkan sosial media.

Baca Juga: Viral! Ini Struktur Kaisar Sambo yang Terbongkar dan Menyeret Kelompok Elit Polri

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari Pikiran-Rakyat.com Jumat (19/8/2022) dengan judul "polri enggan termakan isu kaisar sambo pilih fokus tuntaskan bukti pasal 340 kuhp kasus kematian brigadir j".

Dalam dokumen yang tersebar viral di kalangan media dan masyarakat itu menuliskan narasi tentang Ferdy Sambo dikenal oleh kalangan bandar judi dengan sebutan “Kaisar Sambo”.

Narasi itu berembus kian kencang karena sempat disinggung oleh Menteri Koordinator Hukum, Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud menyebut ada kerajaan Ferdy Sambo di tubuh Polri, seperti submabes dan sangat berkuasa.

Baca Juga: Waduh, Sebegitu Besarnya Kekuatan Ferdy Sambo Sampai Mahfud Samai dengan Jenderal Bintang 5

Sehingga pada kasus penembakan Brigadir J yang menyeret Ferdy Sambo sebagai tersangka, pengungkapan kasus itu disebut diwarnai obstruction of justice, atau menghalang-halangi proses hukum suatu perkara.

Mendengar kabar Kaisar Sambo dan  Konsorsium 303 tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Pol.

Dedi Prasetyo memilih mengabaikannya dan fokus menuntaskan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

“TImsus saat ini fokus untuk pembuktian pasal yang sudah diterapkan adalah 340 subsider 338 juncto 55 dan 56, fokus di situ. Pembuktian secara materiil baik secara formil,” kata Dedi di Jakarta, Kamis.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Perlindungan Tenaga Kerja yang Dilakukan PT MSM

Seperti diketahui sebelumnya, Ferdy Sambo bersama tiga tersangka lain, Bharada E, Brigadir RR, dan Kuat Ma’ruf ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUP dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Dedi menegaskan Timsus bentukan Polri memilih fokus untuk membuktikan perkara tersebut secara formil maupun materil sehingga dapat segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Karena itu yang justru akan kami sampaikan ke JPU dan diuji dalam proses persidangan yang terbuka, yang transparan,” ucap Dedi.

Baca Juga: Lihat Kendaraan Polisi Melintas, Warga Teriaki Ferdy Sambo

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk menindak tegas segala tindak pidana pelanggaran mulai dari perjudian hingga peredaran gelap narkoba, bahkan yang melibatkan anggota Polri.

"Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot, saya tidak peduli apakah itu Kapolres, apakah itu direktur, apakah itu Kapolda saya copot. Demikian juga di Mabes tolong untuk diperhatikan akan saya copot juga," kata Sigit. Pikiran-Rakyat.com/Yudianto Nugraha.***

 

 

 

Baca Juga: Luar Biasa, Anggota TNI di Denpasar Dapat Subsidi Rumah

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kembali Sakit, Lukas Enembe Disebut Stress

Senin, 26 September 2022 | 21:17 WIB

Lagi Tiga tersangka Penyedia Senpi Untuk KKB Ditangkap

Senin, 26 September 2022 | 10:50 WIB

Paket Berisi Bom Meledak, 1 Polisi Terluka

Senin, 26 September 2022 | 09:05 WIB
X