Ngotot Pelecehan Seksual, Dirtipidum: Tidak Ada CCTV di Magelang!

- Senin, 5 September 2022 | 13:47 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi  (Screenshoot instagram/@divisihumaspolri)
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi (Screenshoot instagram/@divisihumaspolri)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Putri Candrawathi (PC) tak henti-henti menyita perhatian publik diberbagai sosial media.

Dalam proses pemeriksaannya pada beberapa lalu Putri Candrawathi (PC) ngotot bahwa ia adalah korban pelecehan seksual di Magelang.

Hal ini juga turut didukung oleh Komnas HAM yang dalam point rekomendasinya menjelaskan bahwa adanya pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J.

Baca Juga: Terkait Indikasi Eksekutor Penembak Brigadir J, Bareskrim Polri Menyebut Hal Wajar

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan bahwa di lokasi yang diduga terjadi pelecehan seksual di Magelang tidak terdapat CCTV.

“Tidak ada CCTV di rumah Magelang,” ujar Dirtipidum dikutip sumbatimur.victorynews.id dari PMJ News, Senin (5/9/2022).

Baca Juga: Kebunnya Dibakar Orang Tidak Dikenal, Ketua DPC Hanura Kecam Oknum dan Harap Ini

Namun Andi tidak memberikan informasi lebih lanjut terkait hasil pengusutan dugaan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo.

Diberitakan sebelumnya, Pihak Komnas HAM menjelaskan temuan dari penyelidikan berkenaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Jakarta, pada Kamis (1/9/2022) siang.

"Berdasarkan temuan faktual disampaikan terjadi pembunuhan yang merupakan extrajudicial killing. Yang mempunyai latar belakang adanya dugaan kekerasan seksual di Magelang," terang Komisioner Komnas HAM M Beka Ulung Hapsara dalam siaran persnya, di Jakarta.

Baca Juga: Mantan Reserse, Komnas HAM Sebut Ferdy Sambo Patut Diwaspadai

Menurut Beka, peristiwa pembunuhan tersebut tidak bisa dijelaskan secara detail, lantaran ada banyak hambatan yakni berbagai tindakan obstruction of justice.

Komnas HAM pun menyerahkan laporan serta rekomendasi hasil pemantauan sekaligus penyelidikan dari kasus pembunuhan Brigadir J kepada kepolisian hari ini, Kamis (1/9/2022).***

 

 

Baca Juga: Alami Kekalahan Perdana, Udinese Jadi Mimpi Buruk Bagi AS Roma

 

 

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah, PP GMKI 2022-2024 Punya Dua Kepengurusan

Selasa, 31 Januari 2023 | 22:37 WIB

Soleman Ponto: Brimob Itu Ditugaskan Untuk Melumpuhkan

Minggu, 29 Januari 2023 | 15:10 WIB
X