Komnas HAM Ngotot Terkait Pelecehan Seksual PC, Ahmad Saroni: Jangan Mencederai Logika Publik!

- Selasa, 6 September 2022 | 15:33 WIB
Ahmad Saroni (Dok. dpr.go.id)
Ahmad Saroni (Dok. dpr.go.id)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Motif pembunuhan berencana Brigadir J hingga saat ini masih menjadi berita simpang siur diberbagai sosial media.

Bahkan yang mengejutkan pada beberapa waktu lalu Komnas HAM memasukkan dalam point rekomendasi bahwa telah terjadi pelecehan di Magelang yang dilakukan oleh Brigadir J.

Sontak hal ini membuat publik geram dengan aksi Komnas HAM karena seakan-akan ngotot adanya pelecehan seksual.

Baca Juga: Tidak Main-Main Penyidik Gunakan Uji Kebohongan Untuk Ungkap Kasus Brigadir J, Ini Jadwal FS dan PC

Sementara sebelumnya sudah dijelaskan oleh pihak Bareskrim Polri tidak adanya indikasi pelecehan seksual.

Hal ini membuat Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ahmad Sahroni buka suara dan menilai Komnas HAM sudah mencederai logika publik.

Ahmad Sahroni mengungkapkan, polisi pun sudah menyatakan laporan dugaan pelecehan seksual Putri adalah laporan palsu.

Baca Juga: Suami Bakar Istri, Pelaku Berhasil Ditangkap Cuma Motifnya Masih Digali

"Mari kita hargai dan ikuti proses hukum yang sedang berjalan. Komnas HAM dan Komnas Perempuan jangan menggiring opini yang mencederai logika publik,” ujar Ahmad Sahroni dikutip sumbatimur.victorynews.id dari PMJ News, Selasa (6/9/2022).

“Itu artinya polisi sudah menemukan tidak adanya dugaan pelecehan. Sedangkan dua Komnas itu justru menyatakan sebaliknya berdasarkan pengakuan tersangka,” tambahnya.

Ahmad Sahroni pun mengimbau Komnas HAM serta Komnas Perempuan tidak langsung menyampaikan pernyataan tersangka ke publik sekaligus membuat pernyataan tersebut seolah sebuah kebenaran.

Baca Juga: Viral Video ART Bongkar Rahasia Sambo, Polri Berikan Klarifikasi Seperti Ini

Menurutnya, pernyataan Komnas HAM dan Komnas Perempuan berkenaan dugaan pelecehan seksual terhadap Putri sangat berbahaya.

"Jangan sampai ada penggiringan-penggiringan opini yang nanti dapat mencederai logika berpikir masyarakat,” katanya.

“Ini malah bikin penyidikan legitimate yang tengah dilakukan polisi jadi rancu," tandasnya.***

 

Baca Juga: IPW Bongkar Isu DPR Terlibat di Kasus Brigadir J, Ini Faktanya

 

 

 

 

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pledoi Ferdy Sambo Dianggap Pakar Mubazir, Kok Bisa?

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:16 WIB

Kecelakaan Mahasiswa Ini Sita Perhatian Publik

Kamis, 26 Januari 2023 | 13:00 WIB
X