Jaga Imunitas Tubuh, Joko Widodo Himbau Masyarakat Segera Vaksin Booster

- Kamis, 24 November 2022 | 12:30 WIB
Presiden Jokowi menerima vaksinasi COVID-19 penguat kedua di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (24/11/2022) (setkab.go.id)
Presiden Jokowi menerima vaksinasi COVID-19 penguat kedua di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (24/11/2022) (setkab.go.id)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR – Ditengah virus pandemi Covid-19 yang menyerang dunia sejak 2020, pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka pasien positif.

Upaya diantaranya yakni menghimbau masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan dan juga wajib vaksin.

Dilansir dari laman Sekretariat Kabinet Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19 secara lengkap dengan ditambah dosis tambahan atau booster, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga: Ganggu Sistem Kerja Otak, Simak Rekomendasi WHO Terkait Batasan Konsumsi Garam

“Pada pagi hari ini saya tadi baru saja divaksin booster, vaksin penguat, dan ini saya ajak seluruh masyarakat utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-orang yang interaksinya tinggi antarmasyarakat,” ujar Presiden.

Presiden menambahkan bahwa saat ini Indonesia telah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin yang pertama, 172 juta dosis vaksin yang kedua, 66 juta dosis vaksin penguat pertama, dan 730 ribu dosis vaksin penguat yang kedua. Presiden pun menegaskan pentingnya vaksinasi penguat untuk meningkatkan imunitas dan mencegah penularan COVID-19.

Baca Juga: Terjebak Reruntuhan Gempa Cianjur 3 Hari, Seorang Anak Berhasil Dievakuasi dalam Keadaan Hidup

“Agar imunitas kita terjaga dan dapat memutus penularan COVID dari orang ke orang, ini yang paling penting,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya menjelaskan bahwa 84 persen dari kasus COVID-19 yang meninggal dunia belum mendapatkan vaksinasi penguat. Selain itu, 74 persen kasus COVID-19 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan gejala sedang dan berat juga belum mendapatkan vaksinasi penguat.

“Jadi buat teman-teman, buat masyarakat, tolong diingatkan agar cepat-cepat di-booster. Baru 66 juta dari 234 juta target sasaran kita yang di-booster, cepat di-booster, khususnya untuk tenaga kesehatan dan lansia diatas 60 tahun juga segera lakukan booster yang kedua,” ucap Menkes Budi.

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Korban Jiwa Gempa Cianjur Bertambah, Ini Rinciannya

Sabtu, 26 November 2022 | 23:27 WIB
X