Soal Gaji Guru Non ASN di SBD, Sekda: Itu Keterlambatan Guru

- Kamis, 29 September 2022 | 14:36 WIB
Sekda SBD Frans M Adi Lalo menjawab keterlembatan pembayaran gaji guru non ASN dikarenakan keterlambatan dokumen yang dimasukkan oleh para guru sendiri. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/FRENGKY KEBAN)
Sekda SBD Frans M Adi Lalo menjawab keterlembatan pembayaran gaji guru non ASN dikarenakan keterlambatan dokumen yang dimasukkan oleh para guru sendiri. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/FRENGKY KEBAN)

 

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Belakangan ini, jagat maya dihebohkan dengan video Anggota Komisi X DPR RI, Anita Jacoba Gah yang tengah memarahi Menteri Pendidikan saat Persidangan berlangsung.

Pasalnya, sejumlah Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), belum menerima gaji

"Persoalan P3K, Sampai hari ini pak masih banyak guru-guru yang menangis, kapan kami terima gaji kami makan apa ini. Kami sudah lulus bahasa Inggris sudah lulus segala macam, tapi mana gaji kami mana?. Kami sudah tidak bekerja lagi anak kami mau makan apa? Dengar itu dong pak Menteri, itu yang harus anda pikirkan kalau anda mau tepuk tangan dari seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), mengalami hal yang sama.

Sejumlah guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) belum menerima gaji pegawai dari bulan Januari sampai dengan bulan September 2022.

Sehingga Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), menegaskan kepada Pemerintah Daerah SBD agar dana gaji pegawai non ASN segera dialokasikan.

Karena menurut Fraksi PAN tugas pelayanan tenaga guru non ASN, merupakan pelayanan dasar dalam membina dan mendidik pra siswa-siswi demi masa depan bagi anak-anak bangsa dan daerah yang lebih baik.

Hal itu pun kemudian ditanggapi oleh pemerintah melalui jawaban pemerintah yang dibacakan Sekda SBD Frans M Adi Lalo pada Rabu (28/9/2022) dalam sidang di gedung sementara DPRD SBD.

Halaman:

Editor: Frengky Keban

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lakukan Kunker di TTS, Ini Pesan Ratu Wulla Talu

Minggu, 20 November 2022 | 18:51 WIB
X