Menparekraf: MotoGp Mandalika 2022 Berikan Multiplier Effect Bangkitkan Ekonomi Tanah Air

- Selasa, 31 Mei 2022 | 12:36 WIB
TANGKAPAN LAYAR Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf.go.id)
TANGKAPAN LAYAR Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf.go.id)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika 2022) sukses digelar pada 18-20 Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Circuit.

Hal ini memberikan multiplier effect yang luar biasa, tidak hanya peningkatan pada ekonomi Nusa Tenggara Barat saja, tapi juga dengan daerah-daerah Indonesia lainnya.

Baca Juga: Kasrem Wirasakti Lakukan Monitoring di SMA Kristen Air Hidup, 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, menjabarkan granularity atau data tambahan yang lebih detail mengenai event balap internasional tersebut.

Sandiaga menyampaikannya dalam Weekly Press Briefing, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (30/5/2022).

Baca Juga: Ini Dua Agenda Yang Akan Dibahas Pada Kongres Biasa PSSI 2022

“Mengenai penyelenggaraan MotoGp Indonesia di bulan Maret kemaren ternyata terjadi dampak multiplier ekonomi yang dirasakan tidak hanya oleh NTB, tapi juga di seluruh provinsi Indonesia," ujar Menparekraf.

Kontribusi terhadap kenaikan pendapatan domestic regional bruto (PDRB) NTB sebesar 1,46 persen year on year (y-o-y).

Sementara, dari penyediaan makanan dan minuman 1,04 persen dan transportasi pergudangan 0,74 persen.

Baca Juga: Lepas Jamaah Haji, Bupati Sumba Barat Minta Taati Aturan Yang Ada

Perhelatan MotoGP juga memberikan nilai tambah kepada Indonesia sebesar Rp4,5 triliun.

“Jadi di luar angka Rp700 miliar hampir Rp800 miliar yang kita perkirakan,” ungkap Sandiaga Uno.

Penumpang yang datang ke NTB naik secara signifikan, melalui angkutan udara 94,81 persen dan angkutan laut naik 74,91 persen.

Baca Juga: Kontraktor Lebih Dulu dapat Jatah Akses Masuk Sirkuit Formula E Jakarta

"Termasuk saya, karena saya datangnya melalui jalur laut. Saya datang dari Padangbai menuju Bangsal,” kata Menparekraf.

Selain itu survei dampak MotoGP Mandalika terhadap pelaku usaha menunjukkan sejumlah hasil yang membahagiakan.

Baca Juga: Wagub Jabar Pastikan Pelayanan kepada Masyarakat Tetap Berjalan Normal

Pertama peningkatan sebanyak 41 persen pelaku usaha selama event MotoGP, di mana 23 persen di antaranya berasal dari luar NTB.

Kemudian, 59 persen pelaku usaha mendapatkan fasilitasi pelaksanaan MotoGP dan paling banyak memperoleh bantuan dari pemerintah sebesar 40,5 persen. 

“Sebesar 46 persen pelaku usaha merupakan usaha rumah tangga, jadi ini banyak ibu-ibu UMKM dan saat MotoGP produk UMKM ekonomi kreatif yang paling laku adalah kuliner sebesar 50,34 persen, kriya 19,31 persen, dan fesyen ini yang perlu didorong lebih lagi sebesar 15,86 persen dan lainnya 14,48 persen,” kata Menparekraf.

Baca Juga: Wakil Bupati Sumba Timur Lantik 20 Pejabat Fungsional

Menparekraf menjelaskan bahwa telah terjadi pergesaran pendapatan mulai dari Rp5 juta sampai Rp50 juta.

Ia pun berharap event MotoGp yang sukses digelar pada Maret 2022 menjadi motivasi dan semangat dalam menyambut event Formula E yang akan diselenggarakan pada 4 Juni 2022 di Jakarta.***

 

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X