Tekan Risiko Kecelakaan, Menparekraf Inisiasi Deklarasi Bersama Pengelola Taman Rekreasi

- Selasa, 7 Juni 2022 | 21:05 WIB
TANGKAPAN LAYAR Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)
TANGKAPAN LAYAR Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, menyosialisasikan dan mendeklarasikan Taman Rekreasi Aman, Nyaman, dan Menyenangkan untuk memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan.

Dalam Sosialisasi Taman Rekreasi Aman, Nyaman, dan Menyenangkan di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (7/6/2022).

Sandiaga mengatakan deklarasi ini dinilai penting merespons sejumlah kecelakaan di taman rekreasi beberapa waktu terakhir ini.

Baca Juga: Menparekraf Arab Saudi Cabut Larangan Warganya ke Indonesia, Menggerakan Ekonomi, Ciptakan Lapangan Kerja

Salah satunya, kejadian ambrolnya wahana seluncuran air di Kolam Renang Kenjeran Park, Surabaya.

"Deklarasi ini bertujuan untuk memitigasi terjadinya kecelakaan-kecelakaan (di taman rekreasi)," kata Sandiaga.

Baca Juga: Pejabat yang Baru dilantik Didorong Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Lebih lanjut deklarasi juga bertujuan untuk mengingatkan para pelaku pariwisata yang bergerak di sektor taman rekreasi untuk selalu menjaga aturan-aturan keselamatan  wisatawan.

"Deklarasi ini kita harapkan bukan hanya menjadi dokumen tapi juga diimplementasikan dan menjadi standar operasi taman rekreasi," kata Sandiaga.

Adapun deklarasi ini disaksikan oleh Menparekraf Sandiaga dan Direktur Standardisasi dan Sertifikasi Usaha Kemenparekraf/Baparekraf, Oni Yulfian.

Baca Juga: DPR RI Setuju Anggaran Kemenkumham 2023 Ditambah

Deklarasi ini ditandatangani oleh perwakilan dari Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) dan Asosiasi Rekreasi Keluarga Indonesia (ARKI) di Ocean Park, BSD.

Ada lima poin yang terkandung dalam deklarasi, yaitu:
1. Siap memastikan penyediaan wahana taman rekreasi yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi pengunjung;
2. Siap memiliki dan menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) yang terdokumentasi secara konsisten;

Baca Juga: Ini Manfaat Polisi Tidur Menurut Kementerian PUPR

3. Siap mendorong penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung dan petugas;
4. Siap melaksanakan perawatan wahana secara berkala dan terdokumentasi;
5. Siap memberikan pelayanan prima bagi pengunjung taman rekreasi.

Baca Juga: Polandia Terapkan Sanksi Anti Rusia, Begini Tanggapan Aktivis Polandia

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Henky Hotma Parlindungan Manurung; Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Alhamidi; serta perwakilan dari pelaku taman rekreasi.***




Baca Juga: Presiden Jokowi Terima Kunjungan Menlu Arab Saudi, Bahas Soal Haji hingga Ekonomi

 

 

Halaman:

Editor: Milia Dwiputri

Sumber: Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X