Didukung Lintas Sektor Muhibah Jalur Rempah jadi Warisan Budaya UNESCO

- Senin, 13 Juni 2022 | 18:04 WIB
Musibah Jalur Rempah, Napak Tilas Perdangan Rempah Nusantara didorong jadi Warisan Budaya UNESCO (Kemendikbud.go.id)
Musibah Jalur Rempah, Napak Tilas Perdangan Rempah Nusantara didorong jadi Warisan Budaya UNESCO (Kemendikbud.go.id)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Tahun 2024 Indonesia menargetkan untuk mengusulkan Jalur Rempah sebagai Warisan Budaya Dunia yang diakui UNESCO.

Muhibah Jalur Rempah yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2022 ini menjadi salah satu upaya menggaungkan keagungan peradaban nusantara.

Dilansir sumbatimur.victorynews.id dari laman kemendikbud.go.id dalam pelaksanaannya Kemendikbudristek berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL), pemerintah daerah (pemda), komunitas budaya, serta masyarakat.

Baca Juga: Ini Daftar Lengkap 80 Tim Peserta Futsal GBI Kawangu Cup 2022

“Jauh sebelum era pemerintahan kolonial, rempah-rempah telah memengaruhi peradaban dunia. Bentuk pengaruhnya dalam pengetahuan tradisional, pengobatan, kuliner, fesyen, kesenian dan lain sebagainya sehingga memengaruhi kebudayaan dan peradaban dunia” ujar Direktur Pengembangan dan Pemanfataan Kebudayaan, Restu Gunawan dalam webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB): Muhibah Jalur Rempah, Napak Tilas Perdagangan Rempah Nusantara, Kamis (9/6/2022).

Lebih lanjut disampaikan Restu, Muhibah Budaya Jalur Rempah merupakan kegiatan upaya menyambungkan kebudayaan dari satu titik ke titik lainnya dengan semangat gotong royong.

“Jadi tidak hanya sekadar berlayar saja, ketersambungan dari satu titik ke titik lainnya menjadi penting karena akan menjadi kata kunci sehingga kita perlu mengangkat highlight di setiap titik dan mencari keunggulannya,” ujar Restu.

Baca Juga: Prosesi Pengantaran Jenazah Eril Dibanjiri Massa, Ridwan Kamil Kembali Tulis Pesan Haru

Dalam pelaksanaannya, ini adalah kerja bersama antara Kemendikbudristek, TNI Angkatan Laut, pemda, dan komunitas dalam membangun ekosistem kebudayaan yang berkesinambungan (sustainability)

Halaman:

Editor: Sepritus TM

Sumber: kemendikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X