Kenaikan Tarif ke Puncak Borobudur Ditunda Pemerintah, Ini Penjelasan Menparekraf

- Jumat, 17 Juni 2022 | 16:38 WIB
Kenaikan Tarif Masuk Ke Candi Borobudur Ditunda
Kenaikan Tarif Masuk Ke Candi Borobudur Ditunda

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Rencana menaikkan tarif atau harga tiket bagi pengunjung ke puncak Candi Borobudur senilai Rp 750 ribu per orang akhirnya ditunda pemerintah.

Penundaan kenaikan harga tiket ke puncak Candi Borobudur ini menyusul adanya banyak protes dan penolakan dari warga masyarakat hingga anggota DPR RI.

Dimana masyarakat menilai kenaikan harga tiket senilai Rp 750 ribu ini akan sangat memberatkan wisatawan yang dapat berakibat pada menurunnya kunjungan dan juga pendapatan masyarakat yang mengais rejeki di pelataran Candi Borobudur.

Baca Juga: Video Viral, Petugas SPBU Nyaris Dihajar Pembeli

Hal ini disampaikan Menparekraf RI, Sandiaga Salahudin Uno yang dikutip sumbatimur.victorynews.id dari akun Instagram kemenparekraf.ri jumat (17/6/2022).

Dijelaskannya penundaan kenaikan tarif naik ke puncak Candi Borobudur dilakukan atas dasar semangat kebangkitan Parekraf tanah air dengan terus menggandeng masyarakat dan UMKM daerah.

"Kenaikan tarif ke Candi Borobudur resmi ditunda. Pemerintah akan mengkaji lebih dalam dengan pihak-pihak terkait untuk menghasilkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat dan fokus pada pariwisata berkelanjutan," jelas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Baca Juga: Kementerian Pertanian Mulai Melakukan Vaksinasi PMK

Menurutnya Candi Borobudur merupakan salah satu dari destinasi super prioritas yang menjadi program unggulan Kemenparekraf.

Dimana destinasi wisata tersebut telah berhasil menggaet wisatawan lokal hingga mancanegara dan menyejahterakan masyarakat sekitar, salah satunya menggeliatkan usaha para pelaku UMKM.

Karenanya pengkajian ulang kebijakan menaikkan tarif menjadi Rp 750 ribu saat ini perlu dilakukan dengan harapan bisa menghasilkan program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu agar kebangkitan ekonomi tercipta dan lapangan kerja terbuka lebar.

Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Futsal GBI Kawangu Cup Hari Ini

"Saat ini ekonomi masyarakat yang masih dalam taraf pemulihan, kita turut berempati, kita turut memastikan bahwa Borobudur ini menjadi icon kebudayaan pariwisata sebuah situs kelas dunia, dan ini tentunya harus memiliki wajah baru, harus tterintegrasi, dan disiapkan pengelolaannya, menagemennya baik dari infrastruktur maupun SDM-nya," tandasnya.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X