BPBD Masih Tunggu Juknis Ditandatangani untuk Proses Dana Seroja

- Jumat, 18 Februari 2022 | 11:03 WIB
JELASKAN - Sekretaris BPBD Kabupaten Sumba Timur, Herry Ratukore (kiri) dan Kepala Seksi RR BPBD Sumba Timur, Umbu Rama saat menjelaskan proses pencairan dana bantuan Seroja, Kamis (17/2/2022). (VN/JUMAL HAUTEAS)
JELASKAN - Sekretaris BPBD Kabupaten Sumba Timur, Herry Ratukore (kiri) dan Kepala Seksi RR BPBD Sumba Timur, Umbu Rama saat menjelaskan proses pencairan dana bantuan Seroja, Kamis (17/2/2022). (VN/JUMAL HAUTEAS)

 

VICTORY NEWS SUMBA TIMUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Timur hingga saat ini masih menunggu persetujuan dan penandatanganan petunjuk teknis (Juknis) pencairan dana stimulus bagi korban Badai Siklon Tropis Seroja.

Juknis yang sudah dirancang oleh BPBD Kabupaten Sumba Timur saat ini sudah ada di di Bagian Hukum Setda Kabupaten Sumba Timur untuk dipelajari dan disempurnakan untuk ditandatangani dan dijadikan rujukan pencairan dana tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sumba Timur, Michael Jaka Laki menyampaikan hal ini kepada sumbatimur.victorynews.id melalui Sekretaris BPBD, Herry Ratukore saat ditemui di kantor BPBD Kabupaten Sumba Timur, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga: DPRD Minta Pemerintah Segera Bayar Dana Stimulan Bagi Korban Seroja

Herry menjelaskan selain menunggu Juknis pihaknya juga sedang mengusulkan dana pendampingan yang nantinya digunakan untuk membiayai proses sosialisasi prosedur pencairan dana ini kepada masyarakat yang menjadi korban dalam Badai Siklon Tropis Seroja yang terjadi Senin-Selasa (5-6/4/2021) lalu.

Menurutnya sosialisasi juknis ini harus dilakukan karena ada sejumlah dokumen yang harus disiapkan oleh masyarakat untuk dapat mencairkan dana bantuan ini temasuk dengan membuka rekening virtual di Bank BRI untuk kemudian dimasukkan dalam dokumen yang dimasukkan ke BPBD untuk diverifikasi dan dananya dapat dicairkan.

"Harus ada juga surat pernyataan tanggung jawab mutlak yang ditandatangani diatas meterai," jelasnya.

Baca Juga: Kepala Desa Hameli Ate Berharap ada Ruang Kerjasama TJPS dengan BumDes

Karena itu pihaknya juga sedang menanti kepastian anggaran yang akan digunakan untuk dana pendampingan dalam proses pencairan dan bantuan ini. Sebab dana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak ada pos anggaran pendampingan karena semua dananya menjadi hak masyarakat.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Tags

Terkini

NTT Berduka, Sekda Domu Warandoy Meninggal Dunia

Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:10 WIB

Anggota Polsek Paberiwai, Sumba Timur Aniaya Warga Sipil

Kamis, 29 September 2022 | 12:41 WIB
X