Warga Desa Ngadu Langgi Segera Nikmati Penerangan Listrik

- Kamis, 12 Mei 2022 | 22:56 WIB
KACA - Kepala Desa Ngadu Langgi, Andreas Kabubu Anggung Praing menunjukkan kaca PLTS di desanya, Minggu (8/5/2022) lalu. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL HAUTEAS)
KACA - Kepala Desa Ngadu Langgi, Andreas Kabubu Anggung Praing menunjukkan kaca PLTS di desanya, Minggu (8/5/2022) lalu. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL HAUTEAS)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Warga masyarakat Desa Ngadu Langgi segera dapat menikmati penerangan listrik.

Penerangan listrik ini berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sudah terpasang di wilayah Dusun 1, desa setempat.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Ngadu Langgi, Andreas Kabubu Anggung Praing kepada sumbatimur.victorynews.id Kamis di Lapangan Rihi Eti Prailiu, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga: Namanya Disebut Maju Pilpres 2024, Sandiaga Uno Masih Fokus Kerja

Dijelaskannya pembangunan PLTS di desa mereka ini didanai dari APBN melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sehingga pihaknya sangat berterima kasih untuk perhatian pemerintah pusat ini.
 
"Kami bersyukur karena setelah 76 tahun Indonesia merdeka kami akan segera melihat terang di desa kami saat malam hari," ungkapnya.
 
 
Andreas menguraikan PLTS yang dibangun di desanya terdiri dari 400 buah kaca berukuran 180x80 centi meter dan didukung 140 buah baterai dengan berat masing-masing 80 kilo gram.
 
Karena itu kapasitas listrik yang dihasilkan dari PLTS ini sesuai informasi yang mereka dapatkan sebesar 130 KWP sehingga kalau saja perkampungan mereka terpusat, semua warga bisa terlayani.
 
 
"Karena jarak antar kampung cukup jauh sehingga paling di Dusun 1 sebanyak 62 yang akan terlayani sesuai dengan jaringan yang sudah terbangun," ungkapnya.
 
Mengenai pemasangan ke rumah-rumah warga, Andreas menuturkan saat ini masih dalam masa pendataan untuk penyambungan ke rumah.
 
"Datanya baru sekitar lima atau enam rumah yang sudah daftar, karena biaya pemasangangannya Rp 2 juta lebih," jelasnya.
 
 
Menurutnya masyarakat senang untuk memasang listrik di rumahnya. Namun karena masyarakatnya mengalami gagal panen akibat serangan belalang kembara sehingga belum bisa daftar sekarang.
 
"Semoga dalam tahun ini sudah bisa mencukupi jumlah yang ditentukan PLN untuk bisa dilakukan sambungan ke rumah warga," tandasnya.***
 
 

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Victory News Sumba Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Kampung Wundut Kesulitan Air Bersih

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:56 WIB

Pelaksanaan BIAN Resmi Dimulai di Sumba Timur

Jumat, 20 Mei 2022 | 22:15 WIB
X