Tap BBM Bersubsidi Untuk Dijual Kembali Tanpa Ijin Bisa Didenda atau Dipenjara

- Rabu, 22 Juni 2022 | 13:39 WIB
Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar Widyadharma Lukman (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR / SEPRITUS TM)
Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar Widyadharma Lukman (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR / SEPRITUS TM)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Antrian BBM pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur mengalami lonjakan dalam beberapa waktu belakangan.

Antrian BBM panjang ini dipantau sumbatimur.victorynews.id terjadi di 3 SPBU yang ada di Waingapu yakni SPBU Kambaniru, SPBU Matawai dan SPBU Kilo 2.

Baca Juga: Raffi Ahmad Puji Nagita Slavina, Ini Alasannya

Antrian ini diterpantau paling banyak untuk mengantri bahan bakar berjenis pertalite bersubsidi untuk kepentingan pemakaian pribadi dan ada juga untuk di tap dan dijual kembali.

Kegiatan tap bbm bersubsidi ini juga menjadi salah satu penyebab antrian di SPBU makin panjang sehingga tidak jarang menyebabkan kemacetan dan gangguan lalu lintas.

Baca Juga: Ini Jadwal Pertandingan Futsal GBI Kawangu Cup Hari Ini

Menanggapi hal ini melalui akun media sosial resmi Humas Polres Sumba Timur mengeluarkan himbauan berisi pesan agar masyarakat tidak melakukan tindakan illegal.

" Stop tap bensin dan solar bersubsidi" ungkap Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar Widyadharma Lukman dalam himbauan tersebut.

Baca Juga: STFK Ledalero Berganti Nama, Ini Namanya Sekarang

Halaman:

Editor: Sepritus TM

Sumber: Victory News Sumba Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

169 WBP di Lapas Kelas II A Waingapu dapat Remisi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 13:56 WIB
X