Lusia Boikeno Tanam Sayur untuk Tambah Biaya Kuliah Anak

- Jumat, 29 Juli 2022 | 06:28 WIB
Tanaman jagung milik petani di Kampung Kapuaratu tampak subur. Lahan ini kini kembali terancam jadi genangan pasca Bendung Kambaniru selesai dikerjakan. (VN/JUMAL HAUTEAS)
Tanaman jagung milik petani di Kampung Kapuaratu tampak subur. Lahan ini kini kembali terancam jadi genangan pasca Bendung Kambaniru selesai dikerjakan. (VN/JUMAL HAUTEAS)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Lahan pertanian yang terbatas bukan masalah bagi Lusia Boikeno dan keluarganya untuk dimaksimalkan.

Walau saat ini keluarga Lusia Boikeno masih harus berpacu dengan waktu sebelum area pertanian yang ditanami kini kembali menjadi genangan.

Baca Juga: Prabowo Subianto Terima Gelar Kehormatan dari Malaysia

Pasalnya lahan pertanian warga Lusia Boikeno ini adalah bagian dari 48 hekta are lahan yang menjadi korban genangan dari saluran irigasi Bendung Kambaniru.

Lusia Boikeno yang ditemui sumbatimur.victorynews.id di lahannya mengaku lahan pertanian yang kini ditanaminya merupakan lahan yang sangat subur.

Sebab lahan ini berada di dataran rendah sehingga humus tanahnya selalu tercukupi saat hujan tiba.

Baca Juga: Kembali Delay, Garuda Indonesia Harus Tanggung Akomodasi dan Transportasi Jemaah Haji

"Selama Bendung Kambaniru rusak, kami sudah tanam jagung satu kali, dan sayur tiga kali ini dan kami tidak pakai pupuk," jelasnya.

Lusia mengaku walau tidak menggunakan pupuk, hasil yang diperolehnya dari mengolah lahan pertanian ini sangat baik bagi mereka.

Karenanya hasil dari menanam sayur dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini bisa menambah penghasilan keluarga mereka.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Victory News Sumba Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X