Waduh, Kades di Sumba Timur Tetapkan Retribusi Pasar Sepihak yang Memberatkan Pedagang

- Senin, 8 Agustus 2022 | 17:32 WIB
Kepala UPTD Pasar, Agustinus Haroku Manongu. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL HAUTEAS)
Kepala UPTD Pasar, Agustinus Haroku Manongu. (VICTORYNEWS SUMBA TIMUR/JUMAL HAUTEAS)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Kepala Desa Praingkareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur menetapkan retribusi pasar secara sepihak.

Besaran retribusi pasar ini bahkan nilainya melebihi besaran retribusi pasar yang ditetapkan Pemkab Sumba Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Baca Juga: Sumba Timur Juara 1 Capaian BIAN di NTT

Lebih parah lagi besaran retribusi pasar ini menurut informasi yang dihimpun sumbatimur.victorynews.id ditetapkan melalui Peraturan Desa (Perdes) yang juga ditetapkan sendiri oleh pemerintah Desa Praingkareha.

Dimana Perdes penetapan retribusi pasar desa ini juga tidak pernah dikonsultasikan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Sumba Timur.

Baca Juga: Panitia Siap Sukseskan Gasnaswil Indonesia Tengah di Sumba Timur

Karenanya retribusi pasar ini tidak hanya memberatkan para pedagang dan pengunjung pasar Desa Praingkareha namun juga melanggar ketentuan peraturan yang lebih tinggi.

Nilai retribusi pasar Desa Praingkareha ini sendiri untuk pedagang yang berjualan nilainya Rp 25 ribu per lapak.

Baca Juga: Perkemi Sumba Timur Tuan Rumah Gasnaswil Indonesia Tengah 2022

Sedangkan untuk kendaraan yang masuk ke kompleks pasar untuk roda empat Rp 50 ribu dan roda enam atau lebih sebesar Rp 100 ribu.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: Victory News Sumba Timur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

NTT Berduka, Sekda Domu Warandoy Meninggal Dunia

Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:10 WIB

Anggota Polsek Paberiwai, Sumba Timur Aniaya Warga Sipil

Kamis, 29 September 2022 | 12:41 WIB
X