Masyarakat Desa Laipandak Belum Merdeka dari Akses Jalan dan Listrik

- Jumat, 18 November 2022 | 22:30 WIB
Salah satu titik longsor yang mengancam di ruas jalan masuk ke Desa Laipandak, Kecamatan Wulla Waijelu, Sumba Timur (Victorynews Sumba Timur/Jumal Hauteas)
Salah satu titik longsor yang mengancam di ruas jalan masuk ke Desa Laipandak, Kecamatan Wulla Waijelu, Sumba Timur (Victorynews Sumba Timur/Jumal Hauteas)

VICTORYNEWS SUMBA TIMUR - Negara Indonesia telah merdeka sejak 17 Agustus 1945 silam atau sudah 77 tahun Indonesia berdiri sebagai bangsa yang merdeka.

Sayangnya hingga saat ini masih ada sebagian wilayah Indonesia yang belum merdeka dari kebutuhan dasar seperti akses jalan yang memadai dan juga penerangan listrik.

Baca Juga: Wamenag Nilai PMA 68 Solusi bagi Pemilihan Rektor PTKN

Hal ini sebagaimana disampaikan Tokoh masyarakat Desa Laipandak, Vinsensius Tay Hiring Praing dalam sapaannya mewakili keluarga dalam acara pengambilan janji jabatan dan pelantikan Kepala Desa Laipandak, Kecamatan Wula Waijelu, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga: Hadapi Krisis Global, Jokowi Dorong Kerja Sama APEC

Menurutnya akses jalan ke Desa Laipandak hingga dengan saat ini masih cukup memprihatinkan dan pada titik tertentu terancam putus karena longsor.

Karenanya Vinsensius meminta kepada Bupati Sumba Timur Khristofel Praing untuk memberikan perhatian juga untuk akses jalan ke Desa Laipandak.

Baca Juga: Piala Dunia Qatar Menjadi Perjuangan Para Veteran Berikut, Ada Messi dan Ronaldo

Vinsensius juga meminta pemerintah untuk memperhatikan penerangan listrik di Desa Laipandak, karena hingga saat ini sebagian masyarakat Desa Laipandak belum menikmati listrik dari jaringan PLN.

"Jaringan listrik PLN juga belum menjangkau semua masyarakat di Desa Laipandak sehingga kami mohon pemerintah bisa membantu masyarakat disini," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Jumal Hauteas

Sumber: sumbatimur.victorynews.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X